Ratusan Driver Ojek Online Gelar Unjuk Rasa

Aksi mereka terkait adanya pemukulan yang menimpa salah satu rekan mereka dari Gojek, yang dilakukan driver ojek pangkalan di sekitar Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Selasa (1/8/2017) kemarin.

BERBAGI

MAKASSAR– Ratusan driver ojek online ‘Gojek dan Grab’ menggelar unjuk rasa di jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Rabu (2/8/2017) siang.

Aksi mereka terkait adanya pemukulan yang menimpa salah satu rekan mereka dari Gojek, yang dilakukan driver ojek pangkalan di sekitar Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Selasa (1/8/2017) kemarin.

“Kami menggelar aksi solidaritas dan untuk mempertanyakan, ada apa gerangan kenapa sehingga ada intimidasi dan pemukulan yang dilakukan oleh ojek pangkalan,” kata Abdul Rahman, Penasehat Solidaritas Driver Gojek Makassar.

Korban diketahui bernama Bolong, driver Gojek yang masih berstatus mahasiswa ini, dipukul oleh beberapa driver ojek pangkalan lantaran mengambil penumpang tidak jauh dari tempat mereka mangkal.

“Informasi yang kita dapat satu memukul tapi selebihnya itu menahan. Mungkin mereka tersinggung karena teman kami ini (Bolong) ambil penumpang dekat tempat mereka. Kita datang di lokasi hanya untuk mediasi kenapa bisa ada hal seperti ini,” lanjutnya.

Menurutnya, ada yang dilakukan driver ojek pangkalan tidaklah benar. Pasalnya, ojek online baik Gojek maupun Grab adalah perusahaan transportasi yang legal. Merekapun berharap agar para driver ojek pangkalan bisa menerima kehadiran mereka.

“Yah kami meminta kepada setiap ojek pangkalan agar bisa menerima kami, karena kami ini adalah ojek online yang terdaftar di dinas perhubungan kami bukan ojek ilegal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ari salah satu massa yang merupakan driver Grab mengaku ikut prihatin dengan apa yang telah menimpa rekannya.

“Meskipun yang dipukul dari Gojek, kami dari Grab juga ikut dalam aksi solidaritas ini. Kita mau tunjukkan kalau kita ini resmi bukan ilegal, dan kami punya legalitas,” sebutnya.

Ari pun mengaku, sampai saat ini terus melakukan mediasi kepada para driver ojek pangkalan yang ada di Makassar untuk sama-sama mencari solusi terbaik untuk semua pihak.

“Tadi kita sudah mediasi tapi belum ketemu solusinya. Kita berharap agar ini cepat selesai,” tutupnya.

Dari pantauan online24jam.com, setelah menggelar unjuk rasa di lokasi kejadian, ratusan driver kemudian melalui konvoi. Bergerak dari arah fly over, menuju AP Pettarani, Sultan Alauddin, Ratulangi, Jenderal Sudirman, dan berakhir di depan Monumen Mandala.(**)

loading...