BERBAGI

MAKASSAR – Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, kembali menampilkan sesuatu hal baru ke publik, yakni dengan melantik para pejabatnya ditempat-tempat yang tak lazim dijadikan tempat pelantikan para Satuan Perangkat Kerjanya.

Walikota Makassar Danny Pomanto pernah melantik pejabatnya, di penjara, tempat pemakaman dan tempat pembuangan sampah yang yang aromanya menyengat hingga menusuk ke ubun-ubun. Kali ini, Danny Pomanto melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah (janji jabatan) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Makassar, Jumat (11/8/2017).

porda

Danny Pomanto, disemua tempat yang ia jadikan sebagai tempat pelantikan, masing-masing memiliki makna tersendiri untuk dijadikan motivasi bagi para pejabatnya, sebut saja di tempat Pemakaman yang kala itu di tempat Makam Pahlawan yang terletak di Jalan Urip Sumi Harjo, Kota Makassar, Danny memaknainya sebagai bentuk penghargaan bagi para pahlawan yang telah berjasa dalam membela negara Indonesia.

Selain itu, makam atau kuburan merupakan tempat peristirahatan seluruh umat manusia ketika ajal telah menjemput, Danny mengingatkan kepada seluruh SKPDnya agar tak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, karena jabatan tak selamanya abadi pada diri, hingga menjadi tanggungjawab yang besar diakhirat.

“Kenapa pelantikan saya lakukan di SMP?. Tentunya karena ada pesan penting yang ingin saya sampaikan. Sekolah adalah tempat kita menimba ilmu, tempat kita belajar, dan saya ingin semua pejabat terus belajar. Agar dapat terus memberikan yang terbaik untuk Makassar,” ujar Walikota Danny.

Walikota Danny melantik sejumlah pejabat, antara lain direksi, badan/dewan pengawas perusahaan daerah, jabatan administrator, serta jabatan pengawas dan lurah dalam lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Acara yang didahului dengan salat magrib berjamaah ini, turut dihadiri seluruh kepala dan jajaran SKPD, TNI, Kepolisian, serta pejabat dari instansi lainnya.. sekitar 251 pejabat yang dilantik dalam kesempatan malam ini.