Langgar Aturan Partai, Idrus Marham: Kita Akan Pecat

BERBAGI
Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Idrus Marham saat memberikan keterangan Rabu (23/8) malam/ SULSELEKSPRES.COM/ A. LATIF

MAKASSAR – Menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 27 Juni 2018 mendatang, bukan tidak mungkin ada sejumlah kader yang melanggar titah partai, utamanya seperti Partai Golkar. Apalagi, nuansa politik di Sulsel memberikan rambu-rambu adanya perpecahan didalam Internal partai karena pilihan figur.

Seperti contohnya, Anggota DPRD Sulsel Rahmansyah,  Bupati Luwu Andi Mudzakkar dan Ketua DPRD Gowa Anzar Zainal Bate, ketiga kader ini telah mendapat kartu merah dari Partai berlambang Pohon Beringin itu.

Sekjend DPP Partai  Golkar Idrus Marham, menegaskan jika ada kader yang melakukan perlawan terhadap partai, maka sepatutnya diberikan sanksi, sesuai dengan aturan yang berlaku di DPP Partai Golkar.

“Kita berikan sanksi dan teguran, satu dua hari kalau tidak berubah maka kita akan mengambil tindakan yang lebih keras yaitu pemecatan. Saya meminta kepada siapapun untuk menertibkan, siapun yang tidak mengikuti perintah partai,” tegas Politisi DPP Partai Golkar asal Sulsel ini, saat ditemui di Rumah Jago Partai Golkar Kota Makassar, Jalan Dr. Sam Ratulangi Makassar, Rabu (23/8).

Lebih jauh, Idrus menegaskan apabila ada yang tidak mengikuti aturan di partai, Ketua DPD Partai Golkar harus memperhatikan kebijakan partai dengan menertibkan kader yang melanggar. Karna kekuatan partai politik (Parpol) itu ada pada sistem dan aturan-aturan.

“Kita akan memberikan sanksi sesuai PO 13 tentang sanksi dan disiplin. Kalau ada yang melanggar aturan lagi, maka saya sebagai Sekjend DPP Partai Golkar, meminta kepada seluruh ketua DPD Partai Golkar untuk mengikuti semua aturan yang ada. Siapapun ketua DPD nya,” ujarnya.

Selain itu Idrus, juga meminta kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel yang juga sebagai Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid, agar menekankan seluruh aturan yang berlaku di Partai.

“Saya selaku Sekjend DPP Partai Golkar meminta kepada pimpinan Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel untuk dapat menertibkan siapapun keluarga besar partai Golkar yang tidak melaksanakan kebijakan partai Golkar,” ucapnya.

Idrus Marham mengungkapkan jika aturan partai, merupakan kekuatan partai, ketaatan pada azas dan aturan-aturan partai menandakan keperkasaan partai.

“Kalau kita tidak penuhi itu. Saya kira susah untuk mencapai target-target partai kita. Jangan karna ada kepentingan yang  tidak terpenuhi, lalu kemudian mendegradasi kebijakan – kebijakan partai,” tegasnya.

loading...