Lagi, Robert Menyoroti Sepakbola Indonesia

BERBAGI
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert/ IST

MAKASSAR – Lanjutan liga1 Gojek Traveloka pekan 22 , mempertemukan Arema FC vs PSM Makassar Rabu 30/8 kemarin, dimana Juku eja hanya mampu mencuri satu poin di kandang Arema FC usai menahan imbang 3-3, pada pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (30/8) malam.

Babak pertama Pasukan Ramang sudah diatas anging, namun memasuki babak ke-2 Arema bangkit dan menyamai skor menjadi 3-3, dua diantaranya dari penalti.

Juru Taktik PSM Makassar, Robert Rene Alberts angkat bicarakan terkait permainan timnya, menurut robert, sudah bagus namun terlalu mudah kehilangan bola khususnya di bagian sayap permainan.

Robert pun dengan tegas lagi – lagi menyorotinya kepemimpinan wasit. Dia mengatakan, hadiah penalti pertama Arema tak seharusnya terjadi karena murni sebuah diving.

“Keputusan penalti itu tidak benar, itu diving yang sangat jelas, ditambah gol kedua offside yang yang sangat jelas. Kita akan protes lagi masalah ini, ini kedua kalinya kita dicurangi seperti ini,” kata Robert. Rabu (30/8).

Pelatih berusia 62 tahun tersebut mengaku bingung dengan kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini, ketika tim yang dirugikan melakukan protes tidak digubris, namun justru diberi sanksi.

“Meskipun kita memberikan protes, kita tak mendapatkan hasil jelas, saya juga bingung dengan apa yang terjadi di sini. Meski demikian kita harus kuat mental,” kata dia.

“Saya disanksi dua pertandingan tak boleh mendampingi tim, di mana letak kesalahan saya, ini sebuah lelucon,” tutupnya.

loading...