BERBAGI

Sulselekspres.com – Rider Repsol Honda, Marc Marquez membela Valentino Rossi terkait insiden kecelakaan motocross yang membuat The Doctor cedera dan absen pada balapan MotoGP San Marino, Minggu (10/9/2017).

Marquez tak sepakat Rossi disalahkan karena mengalami kecealakaan saat menggeber motor di luar lintasan MotoGP. Menurut Marquez, risiko yang harus diambil ketika berlatih di luar jadwal resmi merupakan bagian dari pekerjaan mereka sebagai pebalap MotoGP.


megarezky

“Saya benci saat kadang membaca ‘mengapa saya mengendarai motocross (di antara jadwal balapan), itu berbahaya’, tapi itu bagian dari pekerjaan kami,”kata Marquez, seperti dilansir Crash,Jumat (8/9/2017).

“Tentu saja, kami kami senang berada di pantai dan bersantai. Tapi, itu tak dapat menambah kemampuan Anda. Untuk menambah kemampuan, Anda perlu mengendarai motor dan berlatih di rumah,” sambung Baby Alien.

Valentino Rossi mengalami cedera patah kaki akibat kecelakaan saat berlatih motocross sekitar dua pekan menjelang seri MotoGP San Marino. Dokter memperkirakan pebalap Italia tersebut harus menepi selama 30-40 hari.

Dengan kondisi tersebut, Rossi dipastikan bakal melewatkan balapan MotoGP San Marino. Dia kemungkinan juga bakal absen pada MotoGP Aragan (24 September). Kans Rossi mengejar titel juara dunia MotoGP 2017 sangat terancam, bahkan bisa dibilang hampir mustahil diraihnya.

“Cedera dapat terjadi kapan saja. Anda dapat mengalami cedera saat memasak, seperti Cal (Crutchlow),” imbuh Marquez sembari bercanda, merujuk pada cedera yang dialami Crutchlow akibat pisau saat memasak pekan lalu.

Marc Marquez saat ini bercokol di peringkat kedua klasemen sementara MotoGP 2017, tertinggal sembilan poin dari sang pemuncak, Andrea Dovizioso. Valentino Rossi masih di posisi keempat, dengan selisih 26 poin dibanding Dovi.