Ini Pesan Mendagri Untuk Masyarakat Yang Ingin Daftar PNS

BERBAGI
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo/ IST

JAKARTA – Pemerintah tahun 2017 ini membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil di Kementerian dan Lembaga. Masyarakat yang ingin mendaftar pun diminta untuk mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik tanpa harus melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dalam perayaan HUT Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) ke 7 di Jakarta, Minggu (16/9). Tjahjo meminta agar para masyarakat mengikuti proses dengan terbuka.

“Kalau ada yang coba-coba melakukan KKN pasti otomatis dia sudah dari awal gugur, gitu aja. kedepan sudah mengatur dengan bagus sekali saya kira itu yang harus diikuti,” kata Tjahjo Kumolo, dilansir dari situs resmi kemendagri.go.id.

Menurut Tjahjo bagi masyarakat yang ingin menjadi PNS tentu harus punya niat untuk mengabdi di pemerintahan, apapun dia harus siap secara fisik, mental dan keilmuan dari disiplin ilmu yang didapatkannya.

“Kalau semangat hidup bisa diwujudkan dengan impian dan proses yang benar, saya yakin Tuhan akan memberi yang terbaik. Kuncinya bukan pada orang tapi pada diri kita sendiri,” tegas Tjahjo.

Diketahui setelah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) periode I untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Mahkamah Agung pada Agustus lalu, pemerintah resmi membuka lowongan CPNS Nasional periode II untuk 61 instansi pada 5 September 2017. Disebutkan pengumuman penerimaan tersebut sebanyak 17.928 posisi untuk mengisi jabatan di 30 kementerian, 30 lembaga dan satu pemerintah provinsi Kalimantan Utara.

Penerimaan CPNS tahun ini menyediakan slot khusus untuk lulusan terbaik atau dengan pujian sebanyak 1.850 posisi, penyandang disabilitas 166 posisi, dan putra/putri daerah Papua dan Papua Barat 196 posisi.

Jumlah formasi berbeda-beda di setiap instansi, begitu juga persyaratannya. Publik dianjurkan untuk lebih teliti melihat sejumlah aturan yang berlaku tergantung di instansi mana yang dituju. Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada satu instansi dan memilih satu jabatan. Pemerintah, juga tidak memungut biaya untuk semua tahapan seleksi, sehingga calon pelamar tidak termakan bujuk rayuan dari calo yang menjanjikan kelulusan. Berikut daftar lowongan CPNS:

1. Kementerian Keuangan, 2.880
2. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, 1.610
3. Kementerian Riset, Teknologi, dan PT, 1.500
4. Kementerian PUPR, 1.000
5. Kementerian Kesehatan, 1.000
6. Kementerian Agama, 1.000
7. Kementerian LHK, 700
8. Kementerian Perhubungan, 400
9. Kementerian Pertanian, 475
10. Kementerian Perindustrian, 380
11. Kementerian Kelautan dan Perikanan, 329
12. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 300
13. Kementerian Sekretariat Negara, 178
14. Kementerian Ketenagakerjaan, 160
15. Kementerian Sosial, 160
16. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, 91
17. Kementerian PANRB, 91
18. Kementerian Luar Negeri, 75
19. Kementerian ESDM, 65
20. Kementerian Perdagangan, 65
21. Kementerian Pertahanan, 50
22. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, 40
23. Kementerian Pariwisata, 40
24. Kementerian PPN/BAPPENAS, 38
25. Kementerian Pemuda dan Olah Raga, 27
26. Kementerian Bidang Polhukam, 25
27. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, 25
28. Kementerian BUMN, 25
29. Kementerian KUKM, 25
30. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, 21

Lowongan CPNS Lembaga, dan Jumlah Formasi:

31. Kejaksaan Agung, 1.000
32. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 300
33. Lembaga Administrasi Negara (LAN), 299
34. Badan Narkotika Nasional (BNN), 275
35. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA), 225
36. Badan Kepegawaian Negara (BKN), 212
37. Kepolisian Republik Indonesia, 200
38. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), 182
39. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), 175
40. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 175
41. Badan SAR Nasional, 160
42. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), 157
43. Badan Intelijen Negara (BIN), 199
44. Badan Pengawas Obat dan Makanan, 110
45. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), 99
46. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), 98
47. Badan Ekonomi Kreatif, 93
48. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), 90
49. Badan Nasional Pengawasan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) 87
50. Setjen DPR, 85
51. Mahkamah Konstitusi (MK), 70
52. Badan Informasi Geospasial (BIG), 67
53. Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), 60
54. Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), 60
55. Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK), 53
56. Komisi Yudisial (KY), 33
57. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 28
58. Lembaga Sandi Negara (LEMSANEG), 26
59. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), 25
60. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), 10

Lowongan CPNS Pemprov Kalimantan Utara, dan Jumlah Formasi:
61. Kalimantan Utara, 500

loading...