Diduga Lakukan Penipuan, Ini Jawaban Pihak Global Tour And Organizer

BERBAGI
PT Global Inspirasi Indonesia (Global Tour dan Organizer)/Jusrianto

MAKASSAR – Adanya laporan Mediawati (45) warga Kelurahan Loka, Kecamatan Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulsel Ke Polda Sulawesi Selatan, mengenai PT Global Inspirasi Indonesia (Global Tour dan Organizer) milik H Muhammad Edwin Abdul Djabbar yang terletak di Jalan Tupai, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Diduga telah melakukan penipuan terhadap puluhan jamaah lantaran janji keberangkatan umrah pada Juni 2017 lalu hingga saat ini tak kunjung terealisasi.

Setelah laporan tersebut pihak dari PT Global Inspirasi Indonesia (Globar Tour and Organizer) akhirnya angkat bicara mengenai laporan tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Marketing Globar Tour and Travel Anugrah Ekawati saat dikonfimasi di kantornya yang terletak di Jalan Tupai, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Rabu (20/9/2017).

Ia mengatakan, mengenai laporan Ibu Mediawati ke Polda Sulsel, sebenarnya Ibu Mediawati belum diberangkatkan karena Visanya sampai sekarang belum dikeluarkan.

“Ibu Mediawati dan jamaah lainnya ini sudah melakukan mediasi dengan owner dari Globar Tour and Travel dan keputusan sampai sekarang sementara diproses,” ungkap Ekawati.

Ibu Mediawati merupakan jamaah umroh yang mengambil paket Lailatul Qadr, dimaan paket Lailatul Qadr ini, pihak Globar Tour and Travel memberangkatkan jammah pada 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan dan kembali ke Indonesia pasca dua hari setelah lebaran

“Untuk jamaah yang gagal berangkat itu kami mempunyai dua pilihan, diantaranya kami tetap memberangkatkan di paket Lailatul Qadar tahun depan dengan konvensasi umroh dengan paket umroh di bulan November tahun depan, Selain itu bila jamaah tidak setuju kami akan mengembalikan 100 % dana yang telah dikeluarkan jamaah,” tambah Ekawati.

Ekawati juga mengungkapkan bahwa semenjak berdiri delapan tahun yang lalu, pihak Globar Tour and Travel baru mendaptkan masalah seperti ini.

“Pihak Polda Sulsel pun sudah datang ke Travel kami pada Pukul 14.00 Wita tadi, hal ini dilakukan Polda Sulsel untuk meminta surat izin travel kami dari Kementrian Agama Sulse dan kami berikan semua data-data lengkapnya,” tandas Ekawati.

loading...