PAN Membelot : Ujian Kesetiaan Kahfi di IYL-Cakka

BERBAGI

MAKASSAR – Selang beberapa hari sebelum adanya putusan mengejutkan DPP PAN membelotkan dukungan di Pilgub Sulsel, Ashabul Kahfi sebagai Ketua DPW sudah mengucap ikrar setia untuk Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Kahfi saat itu menegaskan, dirinya akan tetap bersama IYL-Cakka mengarungi pertarungan perebutan kursi gubernur Sulsel meski DPP PAN tidak mengusung pasangan ini. Kasarnya, Kahfi yang juga anggota DPRD Sulsel ini siap melawan putusan DPP partainya.

Catat ini !. Mau ke mana usungan DPP, saya tetap dicalonku dan komitmen IYL-Cakka,” tegas Kahfi saat ditemui di Kantor DPRD Sulsel, Senin 18 September 2017 lalu.

Menjadi ujian berat bagi Kahfi, DPP PAN hari ini (20/9) benar-benar mengalihkan dukungan dari IYL-Cakka. Partai yang dipimpin Kahfi ditingkat DPP membelot dengan alasan tak ingin tersandra.

BACA: Penarikan Dukungan PAN, Kabid Media DPD Turut Menanggapi

IYL-Cakka dianggap tak bisa memenuhi syarat koalisi untuk maju lewat jalur usungan partai politik. DPP PAN tak ingin merelakan 9 kursi di DPRD Sulsel mencalonkan kandidat yang kemungkinan besar akan maju melalui jalur independen atau perseorangan.

Lantas bagaimana dengan Kahfi dalam mempertahankan komitmen ikrar kesetiaannya?.
Rapat mendadak digelar PAN Sulsel pasca mendengar putusan dari DPP. Hasilnya, Kahfi memimpin 24 DPD untuk melakukan perlawanan.

“Rapat Koordinasi dan Konsolidasi DPW dan Ketua DPD PAN Sulsel. Seluruh Ketua DPD sepakat tetap mendukung rekomendasi awal DPP, yakni tetap mendukung IYL-Cakka,” ujar Wakil Ketua PAN Sulsel, Irfan AB, Rabu (20/9).

DPP sendiri belum ingin terlalu jauh menanggapi perlawanan kader PAN di Sulsel. “Saya belum dengar. Nanti ada konsolidasi,” kata Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto.

BACA JUGA:

PAN Pindah Dukungan, Jubir IYL : Silahkan Tanya DPW

PAN Tinggalkan IYL-Cakka, Beralih Dukung NA

DPP PAN Digoyang, Kader Siap Pasang Badan

Sikap tegas Kahfi jika ngotot pada ikrar setianya kepada IYL-Cakka bukan tanpa konsekuensi. Hal ini bisa dianggap sebagai pembangkangan terhadap organisasi.

Meskipun Kahfi diketahui bukanlah orang baru di Partai Berlambang Matahari Terbit ini. Karir politiknya dimulai dari keterlibatannya dalam deklarasi PAN awal berdirinya di daerah ini.

Tercatat sudah tiga periode dia memimpin PAN Sulsel. Sebuah perlakukan khusus di partai yang sering mengumandangkan jargon pentingnya regenerasi.

Komitmen kesetiaan dan loyalitas Kahfi akan diuji dari dua sisi yang sudah tidak mungkin disatukan. Setia terhadap partai yang membesarkannya, atau setia di barisan IYL-Cakka dengan konsekuensi resiko berat.

loading...