Cerita Nurdin Abdullah Soal Pergantian Tanribali ke ASS

BERBAGI
Bakal Calon Gubernur Sulsel, Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah.(Ist)

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Harapan Tanribali Lamo mendampingi Nurdin Abdullah di Pilgub Sulsel dipastikan pupus. Ini setelah posisinya sebagai calon wakil gubernur pendamping Nurdin Abdullah digantikan oleh Andi Sudirman Sulaiman (ASS).

Padahal, Nurdin dan Tanribali sejatinya sudah mengikrar janji untuk berpasangan di Pilgub. Namun konstalasi politik memaksa paket ini terhenti ditengah jalan.

Lantas bagaimana cerita sebelum proses pergantian dari Tanribali ke Andi Sudirman?. Nurdin Abdullah saat ditemui menguraikan hubungan dirinya dan Tanribali.

BACA: Mengenal Andi Sudirman Sulaiman, Pendamping Baru Nurdin Abdullah

“Ini barang, kita kan dan pak Tanri berjalan hampir 2 tahun. Boleh dikata sudah last minit,” kata Nurdin di Makassar, (10/10/2017).

Menurutnya, dirinya dan Pak Tanri awalnya berdiskusi, apakah keduanya lanjut berpaket atau tidak. Keadaan politik diakui mengharuskan mesti mengambil keputusan cepat.

“Karena kelihatan, kalau tidak ambil keputusan cepat, ini agak berat. Makanya dua opsi, sekalian tidak maju ataukan saya maju dengan wakil lain, beliau dorong saya maju,” katanya.

BACA: Ini Alasan Kesetiaan Tanribali Lamo Tetap Dukung Nurdin Abdullah

Keputusan mengganti wakil disebut terbukti tepat. Terbukti dengan adanya sejumlah partai menyatakan sikap dukungan pasca adanya pergantian.

“Saya berikan apresiasi dengan kearifan beliau. Apa yang terjadi, alhamdulillah beberapa momen terakhir beberapa partai sudah nyatakan sikap mendukung,” pungkasnya.

Tanribali sendiri sejauh ini tidak menyoal pergantian dirinya. Bahkan dia mengaku akan tetap ikut membantu pemenangan Nurdin, sekalipun tidak dijadikan pendamping.

BACA: Agus AN Ragukan PDIP ke Nurdin Abdullah ?

Tanribali menganggap, perhelatan momentum Pilgub Sulsel bukan soal kekuasaan. Ada kepentingan rakyat yang jauh lebih besar dan harus diutamakan dibanding hanya persoalan jabatan.

“Kepentingan yang lebih besar menjadi dasarnya (Legowo diganti),” kata Tanribali kepada Sulselekspres.com (7/10).

loading...