Nurdin Halid dan Sudirman Sulaiman Adu Kekuatan Basis di Bone

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Jelang Pilgub Sulsel 2018 mendatang ini, kabupaten Bone menjadi daerah terbanyak ketiga jumlah daftar pemilih tetap, setelah Makassar dan Gowa.

Dua tokoh besar kelahiran bumi arung palakka itu, seperti Nurdin Halid dan Andi Sudirman Sulaiman, tentu menjadikan daerah tersebut sebagai basis utama kemenangan pada perhelatan pesta demokrasi satu kali lima tahunan 27Juni 2018 nanti.

Nurdin Halid, hadir di kota beradap itu sebagai politisi senior, sekaligus sebagai Ketua Harian DPP Partai Golkar, tentu memiliki popularitas lebih tinggi ketimbang Sudirman Sulaiman, yang menunggangi nama kakaknya sebagai menteri pertanian Amran Sulaiman.

Menurut pengamat politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Firdaus Muhammad, menilai secara geopolitik kehadiran dua putra Bone itu dapat memberikan keuntungan politik sehingga bisa memperebutkan basis yang sama.

“Akan tetapi tugas beratnya justru meyakinkan masyarakat Bone secara emosional memiliki kedekatan personal. Jangan sampai masyarakat tidak mengenalnya melainkan karena ketokohannya secara nasional atau profesional bukan berakar dari sentimen kedaerah,” ujar Akademisi UIN Alauddin Makassar, melalui whatsapp nya kepada sulselekspres.com, Kamis (12/10).

Namun mengenai siapa yang memiliki basis terkuat untuk meraih simpati masyarakat Bone pada pertarungan dua putra Bone pada Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

“Tergantung siapa yang paling intens berkomunikasi dan blusukan ke warga Bone. Tidak cukup hanya lahir di Bone saja, tetapi kontribusi dan pembaurannya dengan masyarakat lebih utama,” ungkapnya.

Menurutnya, bagi kedua putra kelahiran daerah arung palakka itu, tidak cukup hanya dengan pernah lahir di Bone, sebab kontribusi terhadap masyarakat sangat dibutuhkan sekali untuk mendobrak popularitas dan elektabilitas sebagian bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

“Turun sosialisasi dengan mengenalkan diri sebagai putra daerah, itu yang harus dilakukan ke masyarakat,” pungkasnya.

loading...