Polemik Pembangunan SIT Ibnu Sina, Warga Kompleks Unhas Tunggu Tindakan Wali Kota

BERBAGI
Warga terus berjaga-jaga dan memblokir jalan.

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sudah beberapa hari Warga Kompleks Unhas Baraya disibukkan oleh aksi unjuk rasa menolak pembangunan gedung Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ibnu Sina, di Jalan Sunu Kompleks Unhas, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (18/10/2017).

Tidak hanya itu, warga juga menyegel dan menghentikan segala bentuk aktivitas pembangunan hingga keluar putusan dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kota Makassar, yang rencanakan akan digelar sidang perdana siang hari ini.

Hal tersebut terlihat dalam spanduk berukuran 1×2 meter yang bertuliskan, “Hentikan…!!!, kegiatan pembangunan sampai pada putusan PTUN” yang dipasang tepat di depan pintu masuk bangunan tersebut.

Menurut warga banyak kejanggalan dalam mulai proses perizinan hingga pelaksanaan pembangunan sekolah, bahkan terindikasi adanya pembohongan kepada warga kompleks terkait ijin pembangunan.

BACA: Ketua RW Disebut Dalangi Penolakan Pembangunan Sekolah Islam di Jalan Sunu

“Dr Qayyim Munarka (pemilik Sekolah Islam Terpadu Ibnu Sina) sudah terindikasi telah melakukan pembohongan kepada masyarakat. Sebab dari ijin pembangunan yang diajukan kepada tetangga hanya satu lantai namun ijin yang terbit justru lima lantai, itu terbukti pada surat IMB yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar pada Mei 2017 lalu,” Ungkap Kasman yang merupakan Ketua RW.

Berikutnya…

loading...