Pilu Hidup Wanita Pekerja Malam

BERBAGI
Ilustrasi : Foto via: publika.md

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Puluhan wanita dengan penampilan seksi menggoda duduk berbaris dalam satu ruangan. Salah seorang diantaranya mendekat, mengarahkan tetamu memilih dengan cukup mengarahkan telunjuknya.

Wanita yang dipilih berdiri, langsung bisa digandeng masuk dalam ruang karoke yang sudah dipesan lebih awal. Namun tak seperti Video Mesum Alumni UI yang saat ini lagi viral ataukah seperti Video Mesum Samarinda yang dia kerjakan.

Bunga (Nama Samaran), adalah salah satu diantaranya. Dengan senyum yang nampak terpaksa, dia menemani para tetamu bernyanyi. Sesekali dipeluk. Dia dengan halus mencoba menepis, tak ingin tamunya tersinggung.

“Aku bekerja malam, bukan wanita malam,” katanya sepintas disalah satu tempat hiburan malam beberapa waktu lalu.

Kerasnya hidup memaksa Bunga bekerja malam disalah satu tempat hiburan di Kota Makassar. Dia merasa tak banyak mendapat pilihan pekerjaan lain.

BACA: Video Porno Diduga Eks Mahasiswa UI Beredar, Polisi Masih Lidik

Resikonya dia akui, kerap kali dipersepsikan sebagai wanita malam. Stigma yang dianggapnya biasa. Sedikitpun tak dia persoalkan.

“Yang lain mungkin terima tamu, bisa di booking. Saya tidak,” katanya.

Bunga bercerita, dirinya saat ini memiliki beban sebagai ibu dari satu orang anak. Anak yang dia besarkan dan biayai sendiri tanpa seorang ayah yang disebutnya telah pergi entah kemana.

Anaknya dititipkan sama keluarga di kampung, salah satu Kabupaten di Sulawesi Barat. Hasil keringat dari pekerjaannya dia kirimkan untuk biaya sehari-hari anaknya.

“Saya juga bekerja di Salon. Kalau mau saya layani, datang saja di salonko, saya bisa potong rambut,” katanya dengan sedikit canda.

Sekitar pukul 09.00 pagi, dia berangkat kerja di salon hingga sore. Istrahat menunggu gelap untuk kemudian kerja lagi ditempat karoke malam hingga sekira pukul 02.00 dini hari. Rutinitas yang dia jalani tiap harinya.

“Saya mencoba menikmatinya. Capek itu pasti, tapi inilah hidup,” ujarnya.

Bunga mengaku akan terus berupaya kuat dengan prinsipnya. Menjadi seorang wanita pekerja malam, bukan wanita malam.

loading...