Ratusan Mahasiswa Fisip Unismuh Ikuti Studium General

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ratusan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti Studium General dengan tema ‘Tata Kelola Pilkada Serentak 2018 : Tantangan dan Respon’. Ratusan mahasiswa pun antusias mengikuti jalannya kegiatan yang dipusatkan di Aula Iqra lantai 5 Fisip Unismuh, Kamis (16/11/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan (HIMJIP) FISIP Unismuh ini, merupakan rangkaian pembukaan Latihan Kepemimpinan Pemerintahan (LKP).

Hadir sebagai narasumber Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Iqbal Latief dan Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh Andi Luhur Prianto, yang juga bertindak sebagai moderator.

Ketua Umum HIMJIP Fisip Unismuh Anjas Setiawan mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi mahasiswa untuk bagaimana menjadi pemilih yang cerdas. Terutama pemilih pemula yang harus paham bagaimana sebaiknya menentukan sikap dan ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan pilkada mendatang.

“kegiatan ini sangat strategis kita lakukan. Terutama dalam rangka meningkatkan literasi elektoral adik-adik mahasiswa baru, yang umumnya berada pada segemen pemilih pemula pada momen Pilkada Serentak 2018 ini. Inilah salah satu bentuk partisipasi kami melakukan pendidikan politik,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, Iqbal Latief menjelaskan bagaimana mengeksplorasi tentang urgensi Pilkada Serentak serta tahapan-tahapan Pilkada. Bahkan, Akademisi FISIP Unhas ini memetakan potensi-potensi masalah yang di hadapi oleh penyelenggara. Serta strategi dan antisipasi kelembagaan KPU yang akan di lakukan. Terutama menghadapi tantangan peningkatan partisipasi pemilih untuk Pilkada yang berintegritas.

Sementara itu Andi Luhur Prianto, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh mahasiswa HIMJIP ini. Karena memang ia menilai kegiatan seperti ini sifatnya mendidik dan memberikan manfaat bagi mahasiswa itu sendiri.

“kami selalu mendukung kegiatan yang positif seperti ini. Perguruan tinggi memang harus terlibat aktif memberikan pendidikan politik, semoga adik-adik HIMJIP bisa mendesiminasikan pengetahuan elektoralnya ke segmen pemilih yang lebih luas,” terang Luhur

loading...