RSUD Makkasau Terapkan Sistem Operasi Laparascopy

BERBAGI
dokter ahli bedah RSUD Tipe B Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Budiman Siri.(Ist)
PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Salah seorang dokter ahli bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Budiman Siri mengatakan, pihak rumah sakit kini telah menerima pelayanan operasi Laparascopy, yang pertama di Provinsi Sulawesi Selatan, selain Kota Makassar.
Dia menjelaskan, tim ahli bedah rumah sakit  berhasil menerapkan pelayanan tersebut, setelah dilakukan pelatihan yang dilanjutkan dengan evaluasi peralatan yang ada. Sebagai tahap awal, kata dia, Laparascopy diterapkan untuk kasus seperti cholesistectomy, atau pengangkatan batu empedu dan kantongnya.
“Kasus lainnya yaitu pengangkatan usus buntu atau appendix yang infeksi, dengan tiga hingga empat titik irisan kecil pada kulit pasien, batu empedu bisa kita keluarkan,” katanya, Kamis (23/11/2017).
Dia mengemukakan, dalam penindakan pelayanan medis tersebut, menggunakan sistem kamera. Pada operasi bedah umumnya, kata dia, dilakukan irisan seluas 30 centimeter lebih, sehingga dengan sistem laparascopy irisan pada kulit pasien lebih kecil, yakni hanya sekitar satu centi.
“Kami bersyukur karena kelengkapan alat operasi tersebut, juga dibarengi dengan  kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) tim ahli bedah. Jadi, masyarakat bisa menikmati pelayanan tersebut,” ungkapnya.
Sementara dokter ahli bedah lainnya, Ibrahim Kasim memaparkan, ke depannya peneraoa sistem pelayanan operasi Laparascopy, bisa meluas hingga ke bidang lainnya seperti kandungan atau pengangkatan kista.
“Keuntungan bagi pasien yang memperoleh pelayanan operasi laparascopy di antaranya, hari inap rawat yang sedikit, dan pemulihan yang lebih cepat. Selain itu, komplikasi yang biasa dialami pasien pasca operasi pada kasus bedah terbuka, juga dapat lebih diminimalisir,” pungkasnya.

loading...