Aplikasi Tracking Smart Police Terkendala, Karena…

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Polda Sulsel kembali melakukan terobosan dengan meluncurkan aplikasi Smart police dengan 12 pelayanan masyarakat dalam upaya meningkatkan pelayanan publik berbasis Teknologi Informasi (TI) di Command Center Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Jum’at (24/11/2017).

12 aplikasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi (TI) yang di launching tersebut yaitu SIM Online, SKCK Online, SP2HP, Laporan Kehilangan, Layanan Samsat, Bhabinkamtibmas, E-Lantas, Hilang Temu Kendaraan, dan Izin Keramaian.

Namun dari data yang dihimpun Sulselekspres.com masih banyak kendala yang terjadi dalam aplikasi tersebut karena masih memiliki banyak kekurangan.

“Kendalanya kadang-kadang sinyal, kemudian peralatannya yaitu smartfphone itu sendiri. Karena belum semua handphone bisa mendownload aplikasi tersebut dan hanya android yang bisa,”ungkap Kapolda Sulsel, Irjen Pol Muktiono saat diwawancarai awak media usai meluncurkan aplikasi tersebut.

Muktiono mengatakan, aplikasi tersebut memang memilik suatu kendala yang belum bisa diatasi karena ini menyangkut server tersebut dimiliki oleh negara lain yang belum bisa ditembus.

“Tapi intinya kita berupaya terus untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, kata Muktiomo ketika ada laporan masuk maka ada notifikasi masuk di handphone masyarakat seperti laporan kehilangan itu akan ada pemberitahuan jam sekian untuk mengambil laporan kehilangannya.

“Kemudian di keramaian juga seperti itu. Untuk laporan kejadian itu akan ada balasan langsung dari sistem apa yang diadukan sama masyarakat, kemudian ada timbal balik ketika menekan tombol panik akan ada timbal balik dari kepolisian pada saat kepolisian menanggapi itu akan ada juga notifikasi juga di handphone masyakat. Laporan yang tidak lengkap otomatis akan ditolak,” tambahnya.

Terkait dengan lebih baik menggunakan sms saja dan langsung dipanggil yang melapor kemudian di data. Muktiono mengatakan kalau sms kan dia terbatas.

“Kan kita harus lengkap dan sebagainya. Ini kan ada alat server dari kantor polisi yang menerima secara langsung laporan tersebut,” bebernya.

loading...