Ini Kata Pihak Wom Finance Terkait Tindakan Oknum Collector Suwapro

BERBAGI
Kepala Cabang Wom Finance Makassar, Levie Hardian didampingi Area Manager Wom Finance, Danny Kalvin saat menggelar konferensi pers di Warkop Dg. Sija, Jalan Topas, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jum'at (24/11/2017).

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Cabang Wom Finance Makassar, Levie Hardian mengatakan bahwa pelaku penaganiayaan dan pencobaan pemerkosaan dilakukan oknum Collector Suwapro yakni Rio Kurnia Putra Mambe terhadap gadis AR (16) tidak ada unsur tekanan dari pihak Suwapro, melainkan perbuatan tersebut atas tindakan pribadi oknum debt collector itu.

Menurutnya, perbuatan yang dilakukan oleh oknum collector bernama Rio dari pihak Suwapro sebagai pihak ketiga yang melakukan ‎penagihan terhadap seorang keluarga nasabah yang berujung penikaman.

“Dengan demikian pihaknya mewakili pihak Suwapro untuk memohon maaf atas kejadian tersebut,” ujar Kepala Cabang Wom Finance Makassar, Levie Hardian didampingi Area Manager Wom Finance, Danny Kalvin saat menggelar konferensi pers di Warkop Dg. Sija, Jalan Topas, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jum’at (24/11/2017).

Jadi yang bersangkutan, kata Levie, oknum colecto melakukan perbuatan melawan hukum bukan dari unsur tekanan dari pihak Suwapro (pihak ketiga),dari Wow Finance.

“Namun perbuatan yang dilakukan yang bersangkutan merupakan pribadinya yang melawan hukum.Kalau dari aturan itu tidak ada tekanan seperti apa yang dilakukan yang bersangkutan apalagi sampai melukai korban.Tapi itu atas perbuatan pribadinya,” bebernya.

Suwapro yang sejauh ini, lanjut levie, telah bekerja sama oleh pihak Wom Finance sudah berjalan 10 tahun dan baru kali ada kejadian seperti dilakukan yang bersangkutan terhadap keluarga nasabah.

Dirinya juga mengungkapkan jika debt collector itu yang melakukan penindakan penarikan jika dalam tunggakan pihak nasabah hingga 6 bulan keatas sementara collector tugasnya melakukan penagihan tunggakan 1 hingga 3 bulan lebih.

“Jadi kami luruskan jika dalam penagihan ini bukanlah dari orang dari pihak debt collector, melainnkan collector. Karena pihak debt collector itu melakukan penagihan jika nasabah menunggak enam bulan ke atas, sementara collector bertugas pada penagihan 1 hingga 3 bulan terhadap nasabah yang menunggak, sementara posisi yang bersangkutan ini berada di pihak collector,” tambahnya.

Atas kejadian tersebut, lanjut Levie, pihaknya akan mereview dari kerja sama tersebut yang akan jadi evaluasi untuk kelanjutan kerja sama kedepan.”Dari hasil komunikasi kami melalui Wow Finance di Jakarta ‎kerjasama pihak Suwapro ini akan direviuw (dievaluasi),begitupun motor korban yang akan ditarik juga akan direviw apakah motor korban Yamaha Fino dilunaskan atau dilanjutkan.

“Kami juga telah menemui pihak keluarga korban serta yang bersangkutan‎.Dari pertemuan itu tidak lain meminta maaf atas adanya tindakan diluar batas yang dilakukan oleh mitranya yakni pihak Suwapro bagian collector,” ucapnya.

“Kami telah memohon maaf terhadap keluarga korban atas kejadian tersebut. Kami juga menyampaikan pihak keluarga korban atas kejadian menimpa keluarganya maka pihak Wom Finance siap membantu pengobatan korban hingga kembali pulih,” pungkasnya.

loading...