Pertaruhan IYL-Cakka Dijalur Independen

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gerak langkah politik calon gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) menghadapi perebutan kursi gubernur selalu tak terduga.

Pasangan Andi Mudzakkar alias Cakka ini akhirnya memutuskan maju melalui independen. Jalur pendaftaran yang dianggap banyak orang berat untuk lolos. Terlebih dengan adanya PKPU baru demgan sistem verifikasi dukungan yang lebih ketat dari PKPU sebelumnya.

BACA: Ini Alasan IYL-Cakka Putuskan Maju Lewat Independen

“Besok (25/11) pagi kita akan masukkan berkas dukungan perseorangan  IYL-Cakka ke KPU,” kata Ketua Tim Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung usai digelarnya rapat tertutup Jumaat, 24 November 2017.

IYL-Cakka sendiri sejatinya telah mencukupi dukungan untuk maju lewat jalur partai politik. Dua partai pengusungnya yakni, Demokrat (11 kursi) dan PPP (7 kursi) mampu mencukupkan syarat minimal 17 kursi.

Kendatipun jalur parpol masih berisiko lantaran PPP dilanda dualisme. Kubu PPP Djan Faridz diketahui mendukung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz).

BACA JUGA: 

Pengakuan IYL Mengejutkan, Ada Yang Coba Jegal Dirinya Maju Pilgub Sulsel

IYL-Cakka Siap Maju Lewat Jalur Independen

IYL Ingatkan Kembali Soal Firasat Head to Head

Pasangan IYL-Cakka sendiri sejak awal telah menyiapkan diri ikut bertarung lewat jalur ini.

Bertarung lewat jalur independen nampak bukan sesuatu yang sulit bagi IYL-Cakka. terlebih dengan klaim dukungan 1,2 juta KTP yang sudah terkumpul sejauh ini. Pihak KPU Sulsel hanya mensyaratkan minimal 480.060 dukungan KTP saja.

Meskipun demikian, aturan baru bagi kandidat yang maju lewat jalur perseorangan seringkali dianggap bisa memberatkan. Ada beberapa perbedaan dibanding pilkada-pilkada sebelumnya.

Seperti proses verifikasi oleh KPU terhadap dukungan KTP dilakukan secara sensus atau mendatangi orang per orang pemilik KTP. Beda dengan pilkada lalu yang metode verifikasinya hanya melalui sampling.

BACA: Maju Independen, Jalur Mudah Bagi IYL-Cakka?

“Kita akan melakukan verifikasi dengan mendatangi rumah setiap pemilik KTP, bisa juga menggunakan video call. Ini untuk memastikan dukungan itu apakah betul atau tidak. Jika ditemukan tidak sesuai dukungan, maka ada denda dua kali lipat jumlah dukungan,” kata Komisioner KPU Sulsel Faisal Amir beberapa waktu lalu.

“Sesuai tahapan PKPU, penyerahan berkas dukungan untuk perseorangan pada 22 sampai 26 November 2017 nanti. Setelah diserahkan dan dinyatakan lolos, barulah mereka mendaftar bersamaan dengan jalur partai pada Januari 2018,” pungkas Faisal Amir.

loading...