Prabowo Beri Kepastian soal Pilpres 2019 Mei Mendatang

BERBAGI
Andi Seto Gaditha Asapa (kanan) usai bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Ayahnya Andi Rudiyanto Asapa (kiri) di Jakarta/ IST

SULSELEKSPRES.COM – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan memberikan kepastian maju sebagai Calon Presiden 2019 pada tahun 2018 mendatang. Apalagi seluruh kader Gerindra sudah mendukung Prabowo maju Capres 2019.

Hal itu disampaikan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani usai survei Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (26/11/2017). Ahmad Muzani ditanya kapan Prabowo memberikan jawaban pasti maju Capres.

“Kesibukan kami sampai sekarang ini dengan akhir tahun adalah Pilkada dan tahun depan. Ya mudah-mudahan di bulan 3 Insyaallah,” kata Ahmad Muzani.

Baca: Sri Mulyani Enggan Komentar soal Anggaran Densus Tipikor

Ahmad Muzani menyatakan seluruh kader Gerindra telah sepakat mengusung Prabowo maju sebagai Capres 2019. Kader Gerindra, kata Muzani, tidak ada berbeda pendapat mengenai Prabowo maju Capres 2019..

“Ya itu kehendak seluruh kader Gerindra tanpa beda pendapat sedikitpun bahwa kita semua memohon, meminta dan sangat berharap Pak Prabowo maju di Pilpres 2019,” ucap Muzani.

Muzani juga menceritakan jawaban Prabowo saat ditanya kader Golkar kesediaannya maju Capres. Menurut dia, Prabowo menilai jabatan Presiden untuk memperbaiki kondisi negara. Oleh sebab itu, kata dia, Prabowo meminta kader Gerindra untuk bergerak memenangkan Pilpres 2019.

“Ya selalu dikatakan Prabowo di hadapan kader Gerindra ketika ditanya jawaban tentang kesediaannya adalah kalau jabatan presiden ini bisa menjadi alat bagi upaya untuk memperbaiki kondisi negara. Kalau jabatan ini bisa menjadi cara untuk mengapitalisasi masa depan bangsa, maka beliau minta semua kader bergerak memenangkan proses ini di 2019,” ucap Muzani.

Baca: Anggaran DKI Jakarta Melonjak Tajam, Ada yang sampai 10 kali lipat?

Namun saat ditanya elektabilitas Prabowo mencapai 33,0 persen dalam survei Poltracking Indonesia. Muzani mengatakan konsep pandangan Prabowo diterima oleh masyarakat untuk mengangkat martabat bangsa.

“Ini menunjukkan bahwa konsep-konsep dan pandangan yang beliau tawarkan ini dalam pidato diterima dan diyakini sebagai banyak cara mengangkat harkat dan martabat bangsa dan kami berharap di 2019 beliau bisa maju,” ucap Muzani.

Sebelumnya, Poltracking Indonesia melakukan survei nasional evaluasi pemerintahan Jokowi-JK meneropong peta elektoral 2019. Elektabilitas kandidat Capres 2019 Joko Widodo memperoleh 53,2% dan Prabowo mendapatkan 33,0%.

Survei ini dilakukan mulai 8-15 November 2017. Survei ini menggunakan metode stratified multistage random dengan 2400 responden minimal usia 17 tahun atau sudah menikah dengan margin error +/- 2 % pada tingkat kepercayaan 95%.

Responden diwawancara tatap muka menggunakan kuesioner oleh pewancara yang telah dilatih. Setiap pewancara bertugas mewawancarai 10 responden untuk setiap desa/kelurahan.

“Jika head to head antara dua kandidat terkuat maka elektabilitas Jokowi 53,2% tertinggi sementara Prabowo 33,0%,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda dalam pemaparan survei di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (26/11).

Sumber: Detik.com

loading...