Begini Penyebaran Dukungan IYL-Cakka di 24 Daerah

BERBAGI
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi menerima berkas dukungan jalur perseorangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka)/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi menerima berkas dukungan jalur perseorangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka).

Dari hasil seleksi hitungan sebaran dan jumlah dukungan rakyat, duet yang dikenal komitmen ini punya sebaran dukungan rmerata di 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita, Bahar Ngitung menuturkan, dukungan rakyat ini menandakan jika IYL-Cakka bisa diterima semua lapisan masyarakat di 24 kabupaten/kota.

“Sebarannya merata di 24 Kabupaten/Kota. Hasil seleksi KPU, yang memenuhi syarat berada di 2.698 desa/kelurahan di semua kabupaten dan kota,” kata Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung, melalui rilisnya kepada Sulselekspres.com, Rabu (29/11/2017).

Dari hasil penelitian berkas, KPU mencantumkan total dukungan IYL-Cakka yang terverifikasi mencapai 686 ribu. Atau melebihi 196 ribu (41 persen) dari syarat minimal dukungan perseorangan Pilgub Sulsel yang dipatok 480 ribu.

Obama menjelaskan, pihaknya sebenarnya menyerahkan 1 juta bukti dukungan rakyat, secara fisik. Hanya saja, ada kurang lebih 250 ribu tidak dimasukkan KPU karena masih mengikuti format lama, sehingga yang dapat diseleksi hanya kurang lebih 748.484.

Meski tidak dimasukkan KPU karena masih menggunakan format lama, namun pihaknya siap memperbaiki jika memang suatu saat dibutuhkan, sekaligus antisipasi bila ada verifikasi tahap kedua.

Terkait hasil keputusan KPU yang meloloskan IYL-Cakka untuk verifikasi administrasi karena jauh melebihi syarat minimal yang ditentukan, Obama siap mengawal proses tersebut di semua tingkatan.

Termasuk dalam hal membantu tugas-tugas penyelenggara jika saat verifikasi faktual berlangsung. Seperti memudahkan penyelenggara dalam bertatap muka dengan pemilik KTP atau yang memberi dukungan ke IYL-Cakka.

loading...