5 Tahun Kebanjiran, Warga Aksi Tutup Jalan di Bundaran Samata Gowa

BERBAGI

GOWA, SULSELEKSPRES.COM – Puluhan warga dan anak muda menggelar aksi unjuk rasa tutup jalan di Bundaran Samata, Kabupaten Gowa, Kamis (30/11/2017).

Mereka menuntut pemerintah segera melakukan sikap membantu warga sekitar yang kebanjiran setiap musim hujan tiba. Warga setempat disebut sudah 5 tahun pasrah rumahnya terendam setiap musim hujan.

“Sudah lima tahunan begini (Banjir) terus setiap musim hujan. Pemerintah melakukan pembiaran rumah warga Romang Polong ini kebanjiran,” kata Jendral Lapangan Suwandi Sultan.

Tak hanya menutup jalan, peserta aksi juga membakar ban besar ditengah jalan. Aksi ini mengakibatkan kemacetan panjang.

Dia mengatakan, keluhan warga setempat sudah disampaikan kepada pemerintah. Hanya saja pihak Pemkab lempar tanggung jawab kepada pemerintah provinsi.

“Anggota DPRD Sulsel, Darmawangsyah Muin juga sudah pernah datang kesini tapi belum ada tindakan nyata,” katanya.

Suwandi memastikan kalau aksi tutup jalan yang dilakukannya mendapat persetujuan warga sekitar. Dia juga menegaskan kalau aksinya tidak sekaitan dengan urusan politik apapun.

“Faktanya memang disini banjir,” pungkasnya.

loading...