Bangkitkan Interpreneur Muda, UMI Hadirkan Pengusaha Nasional dan Ketua Kadin Sulsel

BERBAGI
UMI Makassar, menggelar seminar kewirausahaan bagi mahasiswa, dengan mendatangkan pengusaha nasional Dewi Motik dan Ketua Kamar Dagang Industri Indoensia (Kadin) Sulsel, yang berlangsung di Auditorium Al Jibra/ SULSELEKSPRES.COM/ RAHMI DJAFAR

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, menggelar seminar kewirausahaan bagi mahasiswa, dengan mendatangkan pengusaha nasional Dewi Motik dan Ketua Kamar Dagang Industri Indoensia (Kadin) Sulsel, yang berlangsung di Auditorium Al Jibra, Kampus II, Jl Urip Sumoharjo, Kamis (7/12/2017).

Ketua Kadin Sulsel Zulkarnain Arif yang juga Ketua IKA Alumni UMI, mengatakan pengusaha pejuang adalah pengusaha yang dari sananya sudah menjadi pengusaha, kemudian melahirkan generasi berikut.

“Yang kita butuh pejuang pengusaha. Dulu Kadin tidak pernah menyosialisasikan diri, untuk mengajak orang jadi pengusaha. Sekarang, Kadin mengirim Instruktur Jepang untuk mempelajari UMKM,” ujar Zulkarnain.

Lebih lanjut, dia berharap di Sulsel bisa menghadirkan pengusha dari kampus. Apalagi, dengan melihat pesatnya pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.

“Kalau di UMI saya berikan apresiasi, dan dorongan. Dulu Malaysia belajar di kita, sekarang tebalik. Jadi mari kita kembalikan itu semua, dengan membangun fondasi. Kita sudah seharus berjuang,” ujarnya.

Saat ini, Kadin Sulsel telah melakukan kerjasama dengan Rektor Unhas,Rektor UMI, Kopertis, Kopertais, untuk menciptakan pengusaha- pengusaha muda. Dia menyebutkan, menjadi pengusaha tidak ada kata pensiun.

Sementara itu, Dewi Motik lebih banyak menbar inspirasi dan pengalamannya terlibatt dalam dunia usaha, serta bagaimana proses belajar apapun itu tidak berheti. Semua yang ada di muka bumi ini, memang seharusnya berpedoman pada Al quran. Sehingga, dalam pekerjaan itu sudah seharunya membuka zakat harta untuk memberikan ke orang yang kurang mampu.

“Tapi kita jangan menerima keadaan kekurangan itu dengan berpasrah diri. Al Quran sudah menyebutkan Allah sudah menjelaskan dalam Al Quran. Namun, dalam kondisi apapun, kita tetap tawadhu,” ujar dia.

Lanjut dia, segera teknologi yang diciptakan Allah untuk kesejahteraan, mohon seluruh mahasiswa harus interpreneur di seluruh lini.

loading...