SMSI Jadi Wadah Media Online Maupun Cetak

BERBAGI
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar diskusi terbuka/ SULSELEKSPRES.COM/ MUH. ADLAN

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Koordinator Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rasyid Al Farizi, menjelaskan organisasi tersebut sudah terbentuk di 27 Provinsi se-Indonesia. SMSI juga merupakan salah satu Dewan pers yang memiliki kedudukan yang sama dengan PWI, AJI, PJTI dll.

Adapun tujuan berdirinya SMSI sendiri menjadi wadah bagi media online maupun media cetak yang ada di Indonesia untuk mendorong arah majunya media pers profesional berlaku di Indonesia. Media siber yang tergabung di SMSI akan akui produk jurnalisme sedangkan yang tidak tergabung di SMSI atau Dewan pers lainnya tidak akan diakui produk jurnalisnya jika menyangkut masalah hukum.

“Kami semua berusaha menjaga itu denga sistem pendaftaran, dan yang tergabung di SMSI kita akan verifikasi SIUP ada aktivitas jurnalis di redaksi didalamnya itu syaratnya. Sedangkan yang tidak terdaftar itu anggap media abal-abalan produknya jurnalismenya tidak dianggap,” Ucap Rasyid Al Farizi, dalam diskusi terbuka yang dihelat di Warkop Phoenam, Jalan Boulevard, Makassar, Kamis (14/12/2017).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Farouk M Betta mengungkapkan tantangan masyarakat saat ini terkait media siber perihal hak untuk melakukan klarifikasi langsung terhadap media yang bersangkutan.

“Kaidah jurnalistik itu harus tetap ada di media, persoalannya bagaiaman caranya kita mau klarifikasi ke media sementara tidak tahu dimana tempatnya. Kalau media cetak bisa dilakukan klarifikasi tapi kesulitannya ada di media online untuk melakukan klarifikasi,” Kata Aru Sapaan Akrab Ketua DPD II Golkar Kota Makassar.

loading...