KSR PMI Stikes Mega Rezky Makassar Rekrut Anggota Baru

BERBAGI
KSR PMI STIKes Mega Rezky Makassar menggelar pendiksaran untuk para calon anggota. Diksar ini sebagai bagian dari rangkaiaan kegiatan perekrutan setelah sebelumnya dilakukan kegiatan indoor

MAKASSAR,SULSELEKSPRES.COM – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 123 STIKes Mega Rezky Makassar, terus berupaya menjaga eksistensi sebagai organisasi berbasis sosial.

Terbaru, KSR PMI STIKes Mega Rezky Makassar menggelar pendiksaran untuk para calon anggota. Diksar ini sebagai bagian dari rangkaiaan kegiatan perekrutan setelah sebelumnya dilakukan kegiatan indoor.

Baca: Raih 321 Poin, Prodi D3 Kebidanan Stikes Mega Rezky Akreditasi B

Komandan PMI Unit 123 STIKes Mega Rezky Makassar, Andi Muhammad Adhie Irsan menjelaskan, sebelum diksar tahap akhir dilakukan, para peserta terlebih dahulu melewati tahap awal, yakni penyeleksian didalam ruangan atau indoor.

KSR PMI Stikes Mega Rezky menekankan pada kualitas kader dibanding pada kuantitas

“Jadi awalnya dibina selama 120 jam di dalam ruangan dan itu adalah bagian dari persyaratan,” ujar Adhie saat ditemui sulselekspres.com di sela-sela pendiksaran, Minggu (17/12/2017) sore.

Baca: Sekretaris Yayasan Stikes Mega Rezky Apresiasi Mahasiwa Raih Cum Laude

Baca: Menarik Becak Hingga ke Amerika

Adhie mengatakan, total peserta pada awalnya 30 orang, kemudian diseleksi lagi menjadi 20, hingga akhirnya menjadi 10 orang yang mengikuti tahap outdoor.

“Saya berfikir bukan melihat jumlah anggota, tapi saya mau ciptakan adek-adek yang berkualitas, dan terus terang yang seleksi ini bukan kita, tapi alam langsung yang seleksi. Inilah menjadi kualitas nantinya yang akan membagakan nama organisasi,” Pungkasnya.

KSR PMI Stikes Mega Rezky diharapkan kedepan bisa lebih eksis lagi

Sebelumnya, Wakil ketua III Stikes Mega Rezky, Syamsunie Carsel dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya organisasi tapi tidak mengabaikan akademik.

“Tetap harus mengedepankan prestasi akademik dan ditunjanfg denagan prestasi non akademik. Kedepan lebih eksis lagi sebagai organisasi berbasis social dan memiliki kepekaan ditengah-tengah masyarakat,” Pungkasnya.

loading...