Gantikan Setya Novanto, Ini Jejak Airlangga di dunia Politik

BERBAGI
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto/ INT

JAKARTA, SULSELESKPRES.COM — Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar menyepakati masa bakti kepengurusan DPP Partai Golkar di bawah Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Dengan demikian, Masa bakti kepengurusan Airlangga dinyatakan defenitif hingga 2019 dan bisa diperpanjang melalui forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

“Setuju masa baktinya sampai 2019 dan dapat diperpanjang melalui Rapimnas, setuju?” tanya anggota pimpinan sidang paripurna Munaslub, Dedi Mulyadi, kemudian mengetuk palu sidang dilansir dari kompas.com.

Di samping itu, Munaslub juga menyepakati Airlangga sebagai ketua umum mendapatkan mandat penuh untuk melakukan revitalisasi dan reposisi kepengurusan sesuai dengan kebutuhan partai.

Airlangga nantinya akan dibantu lima orang untuk melakukan revitalisasi dan reposisi kepengurusan. Hal itu kembali ditegaskan Airlangga seusai paripurna Munaslub ditutup.

“Jadi, tidak ada formatur,” ujar Menteri Perindustrian itu.

Dilansir dari wikipedia, Airlangga bukan orang baru dalam dunia politik. Pada 27 Juli 2016 ditunjuk untuk menjabat sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Saleh Husin pada resfuffle Kabinet Kerja Jokowi. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Emiten Indonesia periode 20011-2014.

Airlangga juga adalah Ketua Komisi VII DPR RI (2006-2009) membidangi energi, lingkungan hidup dan ristek dari Fraksi Partai Golkar dan tercatat sebagai Wakil Bendahara dalam Pengurus DPP Partai Golkar periode 2004-2009 dikepengurusan periode 2009-2015 tercatat sebagai Ketua DPP Partai Golkar . Ia terpilih kembali menjadi anggota DPR periode 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat V dan menjabat sebagai Ketua Komisi VI yang membidangi perindustrian, perdagangan, UKMK,Investasi,BUMN.

Airlangga Hartarto juga menjadi Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) periode 2006-2009, Ketua Dewan Insinyur PII 2009-2012. Airlangga adalah anggota Majelis Wali Amanah UGM 2012 dan menjadi pemrakarsa Herman Johannes Award, suatu penghargaan bagi inovasi teknologi saat ia menjabat Ketua Keluarga Alumni Fakultas Teknik UGM (KATGAMA) pada tahun 2003.

Alumnus Fakultas Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada tahun 1987. Airlangga Hartarto mendapatkan gelar MBA dari Monash University Australia tahun 1996 dan Master of Management Technology (MMT) dari University of Melbourne, Australia, tahun 1997. Semasa studi Airlangga sudah aktif menjadi Wakil Ketua OSIS SMA Kanisius dan kemudian tepilih menjadi Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UGM. Ia juga pernah menjadi Ketua Barisan Muda KOSGORO 1957.

loading...