FOTO: H Alimuddin Sosialisasi Perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah

BERBAGI
Lahirnya Perda Nomor 2 Tahun 2017, Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah adalah buah pemikiran dari legislator provinsi PDIP Sulsel, DR H Alimuddin SH MH.

JENEPONTO, SULSELEKSPRES.COM – Tak banyak yang tahu, lahirnya Perda Nomor 2 Tahun 2017, Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah adalah buah pemikiran dari legislator provinsi PDIP Sulsel, DR H Alimuddin SH MH. M Kn.

Tak heran kalau dalam sosialisasi tatap muka dengan masyarakat yang digelar di Kabupaten Jeneponto, H Alimuddin mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Berikut dukumentasi dari penyelanggaraan sosialisasi Perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah:

H Alimuddin sejak awal mengawal pembahasan Perda ini di forum Parlemen provinsi dengan terlibat sebagai Ketua Pansus
Lahirnya Perda Nomor 2 Tahun 2017, Tentang Wajib Belajar Pendidikan Menengah adalah buah pemikiran dari legislator provinsi PDIP Sulsel, DR H Alimuddin SH MH.
Perda ini diharapkan dapat menekan banyaknya remaja yang tidak melanjutkan pendidikan hingga SMA/K
Tak heran, ratusan masyarakat menyambut antusias kehadiran H Alimuddin dalam dialog dan tatap muka langsung dengan masyarakat
di Jeneponto sendiri dari data 2015 mencatat baru sekitar 55 persen tamat SMA dari sekitar 70 persen yang tamat SMP
H Alimuddin yang juga Ketua Yayasan Stikes Mega Rezky Makassar ini menekankan pentingnya pendidikan. Dengan berlakunya perda Wajib Belajar Pendidikan Menengah ini masyarakat diwajibkan untuk menyekolahkan anaknya hingga SMA
Menurut H Alimuddin, Pendidikanlah yang bisa merobah nasib seseorang. Atas kesadaran itu, Ketua KKT Jeneponto ini menjadi salah satu yang usulkan Perda ini lahir.

loading...