Temukan Mata Uang Asing, Kabid Humas Polda: Ada Pegawai Honorer RI Digaji Dollar?

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mempertanyakan fungsi mata uang asing dari dana sitaan hasil penggeledahan, di Kantor Balaikota Makassar, Jl. Ahmad Yani, Rabu (3/1/2018) lalu.

Dalam konferensi pers kasus UMKM dan proyek pengadaan 7000 Pohon Ketapang Kencana di ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani memperlihatkan hasil sitaannya dari ruangan Bidang Usaha Kecil dan Menengah dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkot Makassar (BPKAD) sekitar Rp 1 millar lebih.

Temuan itu, terdapat keganjilan. Pasalnya, dari uang sitaan yang semula katanya untuk bayaran gaji tenaga honorer, terdapat sejumlah uang tunai dengan mata uang asing, hal ini yang akan menjadi fokus Polda Sulsel berikutnya.

“Kami temukan uang tunai hingga mata uang asing, ada amerika, singapura, australia, euro juga ada. Dengar katanya bayar gaji honerer,” ungkap Dicky, Jumat (5/1/2017) sore.

Atas temuannya, Dicky akan memanggil sedikitnya 10 saksi untuk memperjelas penggunaan uang tunai tersebut.

“Ini kita akan panggil, mau tanyakan mana uang bayar gaji honorer. Kalau betul, ada pegawai digaji pakai dollar, euro, kan di Republik Indonesia pegawai di gaji rupiah,” ucapnya.

Penulis: Satriawan
Editor : Andika

Tonton “Polda Sulsel Pertanyakan Temuan Uang Asing Pada Gaji Honorer Pemkot Makassar”

loading...