Paket TP2R Resmi Kendarai PDIP 

BERBAGI
Bakal Calon Wali Kota Parepare Taufan Pawe (tengah) saat menerima rekomendasi PDIP, yang diserahkan Ketua DPC PDIP Parepare Mustafa Andi Mappangara (kanan). Foto: (Luki Amima/Sulselekspres.com)

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Parepare, menyerahkan secara resmi rekomendasi dalam bentuk B1-KWK kepada  Bakal Calon Wali Kota Parepare Taufan Pawe (TP), dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim (PR).

Penyerahan rekomendasi dilaksanakan di Kantor DPC PDIP Parepare, Jalan Bau Massepe, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Senin (8/1/2018).

Kegiatan dihadiri langsung Bakal Calon Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Ketua DPC PDIP Parepare, Mustafa Andi Mappangara, Legislator Parepare dari PDIP, serta pengurus dan kader PDIP Parepare.

Mustafa mengatakan, pengurus PDIP di pusat, telah menetapkan lima kriteria untuk Bakal Calon yang akan diusung pada Pilkada 2018 mendatang. Menurutnya, Taufan Pawe telah memenuhi kelima kriteria tersebut.

“Segenap pengurus dan kader DPC PDIP Parepare mengucapkan selamat kepada Taufan Pawe, yang kembali maju pada Pilkada Parepare tahun ini. Mari bersama-sama kita memenangkan beliau pada Pilkada nanti,” katanya.

Dia menjelaskan, Taufan selama ini telah memperlihatkan kerja-kerja pemerintahan yang peduli dan pro kepada rakyat. Selain itu, katanya, program-program kerja Taufan baik pembangunan fisik maupun non fisik semua berdampak dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Kerja-kerja Pak Taufan sangat nyata, dan teruji dalam memimpin Parepare. Selain itu, masyarakat juga masih menginginkan Pak Taufan untuk memimpin Parepare lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Sementara, Taufan Pawe mengemukakan, PDIP merupakan partai yang memiliki ciri khas lain dari pada yang lain. Alasannya, kata dia, semua calon yang ada di Indonesia, pasti menjadi PDIP sebagai sasaran utama untuk dikendarai.

“Saya berpendapat demikian, padahal saya kader Golkar. Hubungan emosional saya dengan PDIP, hanya Tuhan yang tahu. Lahirnya PDIP pada 27 Juli 1996, ada Taufan Pawe di dalamnya. Pada saat itu, saya salah satu anggota tim pembela demokrasi Indonesia,” terangnya.

Oleh karena itu, kata Ketua DPD II Partai Golkar Parepare tersebut, harus dipahami bahwa pada saat Pengurus DPC mendatangi Rujab Wali Kota, PDIP memperlihatkan bahwa dia partai besar dengan menjemput bola. Namum, lanjutnya, pihaknya tetap mengikuti mekanisme dan prosedur yang ada.

“Konsep visi dan misi yang saya tawarkan, sejalan dengan nilai Perjuangan PDIP. Tidak ada kata lain, selain memenangkan pasangan yang diusung. Terima kasih kepada segenap pengurus dan kader PDIP,” tandasnya.

Penulis: Luki Amima

loading...