Cerita Sedih Mery, Penemu Balita Mungil Hanum Yang Diculik

BERBAGI
Mery Pasande, wanita yang menyelamatkan balita Hanum

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM-  Mery Pasande seorang Ibu Rumah Tangga, menemukan balita mungil yang kabarnya sempat menggegerkan jagat dunia maya.

Ibu Mery menemukan balita bernama lengkap Raihanun Maliki yang masih berusia belasan bulan. Raihanun balita perempuan mungil diculik di Jl. Pendidikan, Kompleks UNM, Selasa (9/1/2018) sekitar pukul 10.30 Wita oleh empat orang pelaku, seorang diantaranya adalah wanita.

BACA: Tiga Fakta Penting Penculikan Balita Hanum, Nomor Tiga Bikin Nangis

Ibu Mery merupakan alumni Universitas Hasanuddin, dikenal baik oleh tetangganya. Dia berhasil menemukan balita mungil berusia 14 bulan itu. Dirinya merasa dikagetkan oleh peristiwa penculikan bayi bernama Hanum yang beredar di Sosmed. Diapun merasa terpukul dengan kabar kehilangan anak pasangan Fahmi dan Rahmi hingga dia menumukan sendiri Hanum yang berada di Taman Telkomas setelah balita mungil itu dinyatakan hilang selama 6 jam.

“Saya temukan sendiri di taman, sambil menangis,” ungkap Mery Pasande via WhatsApp, Rabu (10/1/2018) sore.

Ibu Mery pun mencoba menceritakan terkait dia menemukan balita itu.

BACA: Beredar Rekaman CCTV Balita Hanun Ditinggal di Tepi Jalan

Saat berada di teras rumahnya, tiba-tiba saja ia dihampiri oleh tukang ojek pengantar kiriman tetangga sebelah rumahnya. Hatinya pun merasa tergerak, walau diusia berkepala lima ia tidak memikirkan bahaya akan merasa tertipu terhadap informasi yang didapatkannya.

“Saya dapat dari info tukang ojek, sempat saya pikir dia mau celakakan saya. Tapi, pass saya lihat, langsung saja saya hampiri,”sedihnya.

Menghampiri balita dengan tangisannya  berjalan ditaman sendirian, Ia seakan dipertemukan. Pasalnya, dirinya juga didekati. Hingga tak kuasa ia mengangkat balita dan dibalas pelukan erat oleh Hanum hingga perlahan tangisannya pun berhenti.

“Pertama saya lihat-lihat dulu, saya hampiri dia juga dekatika, sampai saya angkat, langsung balita itu dia beluk leherku, mungkin kalau dia bisa bicara, dia bilang jangan lepaskan saya tante,”

Tanpa berpikir panjang, mery membawa ke dalam rumah di Telkomas Square Ibu Mery Blok K No. 2. Melihat raut wajah dari hanun terlihat lemas, mery memberikan makan dan minum. Dengan usianya, ia bersama anaknya membawa hanun sekitar 18.00 Wita ke Polsek Tamalanrea.

“Sudah saya kasih makan dan minum, susu, saya gendong-gendong dulu, baru ku bawa ki ke Polsek,” tutupnya.

Mery pun berharap kepada semua orang tua atau siapapun agar tidak mengalami kejadian yang sama seperti dirasakan oleh Balita mungil nan cantik itu. Dia meminta agar menjaga anak-anak dengan baik.

Penulis: Satriawan

loading...