Penjelasan Mahasiswa Unsat Makassar Terkait Sikap Anarkisnya

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kecewa dengan kebijakan yayasan akan menutup Kampus Universitas Satria (Unsat) Makassar, Jl. Veteran Selatan. 77 Mahasiswa lampiaskan emosinya dengan mengobrak-abrik kampus hingga rusak parah.

Masalah yang menderai kampus Universitas Satria (Unsat) Makassar telah lama terjadi. Sejumlah mahasiswa juga tidak tinggal diam melihat kampus dan masa depannya yang terombang ambing, ia juga telah melakukan puluhan aksi unjuk rasa untuk meminta kejelasan kampus.

“Kami sudah puluhan kali pak demo,” ungkap Presiden Mahasiswa Unsat Rizal

Diduga dipermainkan oleh pihak yayasan Universitas Satria (Unsat) Makassar, sejumlah mahasiswa masih meminta audiens kepada pihak yayasan. Namun tidak ditanggapi, sejumlah mahasiswa melakukan tindakan anarkis hingga fasilitas kampus baik dari kaca, meja, lemari dan beberapa kelas hancur diobrak abrik.

“Seluruh mahasiswa setiap fakultas di Unsat mendengar kabar kampus akan ditutup, tapi kami masih meminta audins. Akan tetapi, karena tidak diberi dengan alasan sakit yang sangat tidak rasional, maka kami merusak kampus,” tuturnya di Polrestabes Makassar, Kamis (1/1/2018) malam.

Selain itu, dirinya bahkan masih bertahan menunggu kepastian pihak yayasan dari tahun 2015 hingga 2018, sejumlah mahasiswa masih membayar. Akan tetapi, hal tersebut tidak mampu untuk memastikan masa depannya di Unsat.

“Dari tahun 2015 hingga 2018 kami terus bayar, tapi tidak ada kejelasan, tidak terbuka,” tutupnya.

Penulis: Satriawan

Tonton “Ini Penjelasan Mahasiswa Unsat Makassar Terkait Tindakan Anarkisnya”

loading...