PPP Khianati Komitmen, Prediksi IYL Akan “Dibegal” Terbukti

BERBAGI
Dari kanan Ketua DPW PPP Sulsel Muhammad Aras, Bakal Calon Wakil Gubernur Andi Mudzakkar (Cakka), Bakal Calon Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) dan Wakil Ketua Umum DPP PPP Amir Uskara, saat penyerahan format B 1 KWK untuk paket IYL-Cakka.(Ist)

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Prediksi dan kekhawatiran IYL-Cakka bakal “dibegal” jika maju lewat jalur parpol, kini mulai terbukti. Betapa tidak, PPP yang sejak awal mendukung apapun pilihan duet ini, memilih “berkhianat”.

Karena rayuan dan tekanan pihak tertentu, hanya hitungan menit setelah Waketum DPP dan Sekjen DPP memastikan tidak akan beralih dari IYL-Cakka, langsung berubah total.

BACA: DPP PPP Akui Rekomendasi untuk Agus-TBL Sah

Apalagi sebelumnya,Waketum DPP Amir Uskara sudah blak-blakan ada tokoh nasional yang “ronda” di PPP untuk mengintervensi partainya mengalihkan dukungan.

Dibegalnya PPP dari tangan IYL-Cakka semakin membuktikan jika memang ada skenario ingin menghadang duet ini. Untungnya, Punggawa Macakka tidak terjebak maju lewat koalisi parpol.

Ketua Tim Pemenangan Rumah Kita IYL-Cakka, Bahar Ngitung menuturkan, apa yang dikhawatirkan jagoannya kini sudah terbukti semua.

BACA: PPP Main Dua Kaki di Pilgub Sulsel ?

“Andaikan IYL-Cakka tak maju lewat independen, maka bisa dipastikan kita tidak maju. Untungnya, beliau sejak dulu mempersiapkan jalur perseorangan,” terang Bahar Ngitung, Kamis (11/01/2018).

Sekadar diketahui, sebelum IYL memutuskan secara resmi maju lewat independen, kandidat ini “pura-pura” terjebak dengan skenario rival seolah-olah akan maju lewat parpol.

Mengingat saat itu, duet ini sudah mengantongi dukungan Demokrat dan PPP yang dari jumlah kursi sudah memenuhi syarat untuk maju lewat parpol.

Hanya saja, sehari sebelum menyerahkan berkas dukungan perseorangan ke KPU, IYL mengumumkan memilih jalur independen. Sebab ia masih khawatir ada upaya pembegalan di akhir jika maju lewat parpol.

Penulis: Muhammad Adlan

loading...