Benarkah Rokok Elektrik Bervitamin Bisa Sehatkan Tubuh?

BERBAGI

Zadick mengaku merasakan efek menyegarkan setelah hanya beberapa hisapan sehari. Dia bahkan membeli VitaStik untuk putrinya yang berusia 25 tahun.

“Saya pikir orang terlalu banyak vaping, terlalu banyak orang merokok, tapi kuncinya adalah mereka tidak menggunakan sumber organik. Itu satu hal yang saya pelajari dari dokter (VitaStik) hari itu,”kata Zadick dikutip dari laman doktersehat.

Penggunaan rokok elektrik atau vaping menjadi populer setelah pertama kali dipasarkan di Amerika Serikat pada tahun 2007.

Awalnya populer di kalangan remaja, namun orang dewasa yang mencari alternatif rokok semakin mulai mengikuti tren tersebut.

Menurut Centers for Disease Control And Prevention, 3,2 persen orang dewasa di Amerika, menggunakan roko elektrik pada tahun 2016, sementara sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa 2,9 juta orang di Inggris telah menggunakan vape.

loading...