Ichsan Yasin Limpo: Sosok Pecatur Politik Penuh Kejutan

BERBAGI
Bakal calon gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo mengenakan pakaiaan adat masyarakat Kajang Bulukumba/ist

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepiawaiaan berpolitik Ichsan Yasin Limpo (IYL) sudah tidak diragukan lagi.

Dirinya dikenal sebagai sosok seorang ahli strategi politik. Langkah-langkah politiknya layaknya bidak kuda dalam permainan catur. Bergerak terukur dan tak mudah ditebak lawan.

Tak heran, kehadirannya sebagai salah satu kandidat dalam gelanggang pertarungan pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel begitu diperhitungkan. Lawan-lawan politik terkadang dibuat terperangah, keputusan politik IYL yang terkadang diluar dari prediksi banyak orang.

Baca: Menilik Aziz Kahar Mudzakkar, Dua Kali Tumbang Lawan Klan Yasin Limpo

Lihat saja bagaimana proses IYL saat memilih Andi Mudzakkar (Cakka) sebagai wakilnya. Saat semua orang meragukan sosok Cakka sebagai figur ideal untuk dijadikan pendamping, IYL membuat keputusan sebaliknya.

Cakka dia angkat sebagai wakil. Dia pertahankan lewat konsistensi komitmen, saat munculnya gelombang desakan kuat untuk mengganti wakil.

“Mungkin anggapan orang, saya bisa dipengaruhi meninggalkan Pak Cakka. Pantang bagi saya melanggar komitmen. Ini tentang harga diri dan integritas, saya jaga itu,” kata IYL beberapa waktu lalu.

Baca: Mengungkit Kenangan Kisah Manis RMS dan IYL

Ichsan YL lahir di Makassar, 9 Maret 1961 silam. Lahir dari pasangan H. Muh. Yasin Limpo dengan Hj. Nurhayati Yasin Limpo. Dia merupakan mantan bupati Kabupaten Gowa dua periode (2005-2010, 2010-2015). Dia juga adalah adik kandung dari Gubernur Sulawesi Selatan saat ini, Syahrul Yasin Limpo.

Punggawa sapaan akrab IYL memang terlahir dari keluarga politisi. Ayahnya, Yasin Limpo adalah pendiri Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Selatan saat itu.

Selama ini, IYL juga dikenal sebagai tokoh pendidikan. 10 tahun menjabat bupati, pendidikan menjadi salah satu program unggulan dari Ketua PMI Sulsel ini.

Baca: Wah, Dukungan IYL-Cakka Capai 16.000 di Basis Rusdi Masse

Salah satu program pendidikan IYL saat menjabat bupati Gowa adalah SKTB. SKTB merupakan singkatan dari Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (Automatic Promotion). Sebuah pendekatan yang berupaya mengoptimalkan sistem pelayanan pendidikan, memaksimalkan semua komponen pembelajaran dan komponen manajemen sekolah secara efektif.

Baca: Nurdin Halid Sudah Tiga Kali Ganti Ketua Golkar di Gowa

Pada tahun 2014 lalu, IYL dianugrahi penghargaan Ki Hajar Dewantara dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Daftar Independen

Bakal Cagub Cawagub Sulsel IYL- Cakka dan massanya saat mendaftar di KPU Sulsel/ IST

25 November 2017, IYL-Cakka memutuskan mendaftar di KPU melalui jalur independen atau perseorangan.

Sebuah keputusan mengejutkan saat sejumlah pihak meragukan pasangan IYL-Cakka bisa lolos melalui jalut non parpol ini. Terlebih setelah adanya PKPU baru yang banyak dianggap bakal menyulitkan calon dijalur perseorangan.

Baca: IYL-Cakka Maju Independen, Begini Kata Pengamat

Keputusan Punggawa ini sekaligus menempatkan dirinya sebagai kandidat pertama di Sulsel yang berani maju lewat perseorangan. Sebab dari dua pemilihan langsung yang sudah digelar di Sulsel, baru kali ini ada calon kontestan memilih lewat independen.

Juru Bicara IYL-Cakka, Henny Handayani mengatakan, sikap Mr Komitmen, gelar IYL, menempuh perseorangan sudah dipertimbangkan secara matang. Jauh sebelum ada upaya menghambatnya maju lewat parpol, IYL sudah melakukan antisipasi.

Baca: IYL-Cakka Dapat Dukung KTP Tinggi di Basis Nasdem, Ada Apa?

“Punggawa sejak dulu sudah melakukan berbagai antisipasi. Ada plan yang sudah disiapkan, termasuk jika pada akhirnya jalur parpol masih rawan diganggu,” kata Henny saat itu.

Pasangan IYL-Cakka saat ini tengah berusaha menepis keraguan akan kecilnya peluang menang pasangan calon dijalur non partai.

Tuai Pujian Akademisi

Keberanian maju sebagai kandidat dijalur independen membuat IYL-Cakka panen pujian dari kalangan akademisi.

Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dr Iqbal Sultan menjadi salah satu tokoh pendidikan yang melayangkan pujian.

Baca: Ini Gambaran Kekuatan IYL-Cakka di Basis Golkar

IYL-Cakka dianggap terbukti memiliki pemilih rill. Memiliki basis pemilih yang bisa dijadikan sebagai dasar dukungan masyarakat untuk keluar sebagai pemenang pada akhirnya.

“Dukungan pemilih kalau maju lewat parpol belum tentu sesuai dengan keinginan rakyat. Karena parpol sekarang ini adalah representasi elit saja. Jadi maju lewat jalur independen bukti bahwa figur Ichsan itu punya banyak pemilih,” pungkas Iqbal beberapa waktu lalu.

Penulis: Abdul Latif

loading...