Lembaga Survei Epicentrum Sebut Kekuatan IYL-Cakka Sulit Dibendung

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Lembaga Survei Epicentrum Politica menilai, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) memiliki sejumlah keunggulan lebih dibandingkan tiga pasangan rivalnya.

Direktur Epicentrum, Iin Fitriani menuturkan, IYL-Cakka yang masing-masing pernah menjabat bupati dua periode merupakan perpaduan yang mewakili representasi wilayah yang berbeda .

Baca: Ichsan Yasin Limpo: Sosok Pecatur Politik Penuh Kejutan

Begitu pun, pengalaman tanding dan pemerintahannya bisa menjadi pelengkap sekaligus pembeda dengan para calon rivalnya di Pilgub Sulsel Juni 2018 mendatang. Hal lain, kemampuannya dalam mengkoordinasikan basis massa.

Iin mengatakan, memang ada empat kandidat yang punya pengalaman kepala daerah akan bertarung di Pilgub Sulsel, yakni Bupati Bantaeng dua periode Nurdin Abdullah, Bupati Luwu dua periode Andi Mudzakkar dan eks Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo, serta Wakil Gubernur Agus Arifin.

“Kalau modal elektoral bisa diandalkan mulai dari daerah yang mereka pimpin masing-masing. Namun khusus IYL dan Cakka, mereka berdua adalah pasangan Cagub dan Cawagub yang sangat ideal apalagi dua-dua nya mantan Bupati dan representase wilayah utara dan selatan,” kata Iin.

Pengalaman tanding IYL di Kabupaten Gowa memang tidak lagi diragukan apalagi disepelekan. Pasalnya IYL sudah membuktikannya dengan memenangkan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang sebagai Gubernur Sulsel dua periode.

Ditambah lagi kesuksesannya pada Pilkada Gowa 2015 lalu. IYL yang dipercayakan mengatur strategi kembali memenangkan Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kr Kio.

Berbeda dengan NA, pada Pilgub tahun ini menggandeng figur baru yang rekam jejaknya adalah karyawan perusahaan swasta. Meski ia menjabat bupati, tapi itu tidak bisa dijadikan jaminan.

Olehnya, menurut Iin pasangan IYL-Cakka tinggal menjaga dan menambah kekuatan elektoral yang ada untuk melenggang mulus pada hajatan politik lokal sekali dalam lima tahunan tersebut.

“Jadi tinggal dikunci saja peluang mereka (IYL-Cakka) di daerah,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Adlan

loading...