Serba Kekurangan, Kakek Ini Jalani Usia Tuanya Ditengah Keluarga Lumpuh

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Lukas Galah (68), seorang kakek warga Dusun Paradoa Lorong 7, Desa Seriti, Kec. Lamasi Timur Kab. Luwu, harus merasakan pahitnya kehidupan karena terhimpit kondisi ekonomi serba kekurangan.

Mendengar hal tersebut, Kapolres Luwu AKBP. Dwi Santoso, S.IK merasa prihatin akan kondisi kakek Lukas.

BACA: Jasad Wanita Terapung Kaku di Sungai Tallo

Diwakili Kapolsek Lamasi, AKP Marten Sipa,SH dengan sigap turun memberikan bantuan melalui program “Giat Peduli Kasih Kemanusiaan”, untuk menyerahkan sejumlah bantuan.

“Bingkisan berupa beras sebanyak 50 kg, dan 1 kantong mie,” ungkap Marten, Senin (22/1/2018).

Kondisi keluarga Lukas Gallah memang sangat memprihatinkan, ditambah dengan dengan seorang cucu bernama Saprianto (20) yang lumpuh sejak kecil.

Selain itu, kondisi istri Kakek Lukas yang tidak berdaya karena usia sudah tua, juga tak bisa berbuat banyak apalagi melakukan pekerjaan lain untuk membantu Luka menghidupi keluarga.

“Kedua orang tua cucunya sudah tidak ada, hanya tinggal bersama dengan neneknya dan alami kelumpuhan, sedangkan istrinya sudah tua dan tidak berdaya melakukan pekerjaan lainya,” terangnya.

Kakek Lukas kepada Kapolsek Lamasi dan anggotanya sangat bersyukur atas bantuan pihak kepolisian yang diberikan kepada keluarganya. Dengan bantuan tersebut Kakek yang sudah tua itu merasa sangat terbantu.

“Terimah kasih atas kepedulian dan perhatian bapak kepada kami,” tutur Keluarga Lukas Gallah.

Penulis: Satriawan

loading...