Komisi A DPRD Sulsel Panggil OPD Mitranya

BERBAGI
Rapat Kerja Komisi A DPRD Sulsel bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerjanya./ SULSELEKSPRES.COM/ ABDUL LATIF

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel panggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerjanya.

Panggilan tersebut dilangsungkan dengan rapat kerja lanjutan pansus terkait laporan keterangan pertanggungjawaban akhir masa jabatan gubernur Sulsel periode 2013-2018 di ruang Komisi A, Gedung Tower DPRD Sulsel, Jalan Sumoharjo Makassar, Selasa (23/1/2018).

Rapat kerja pansus mitra Komisi A dipimpin dan dibuka Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel Sri Rahmi serta dihadiri dari beberapa undangan OPD/SKPD terakit.

Sebelumnya sudah melakukan rapat kerja pansus Senin (22/1/2018) kemarin, kini rapat pansus digelar kembali dengan OPD yang berberda.

OPD tersebut dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemerintah Provinsi Sulsel, Dinas Kependudukan, Capil dan Pengendalian Penduduk, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian, sat Pol PP Sulsel dan Kepala Badan Penghubung Sulsel.

Mengenai pencapaian target RPJMD kinerja OPD pada masa jabatan gubernur Sulsel satu priode dari masing masing OPD. Akan melaporkan pencapaian RPJMD program dan rencana kinerja masing -masing Dinas OPD pada tahun 2017 lalu.

“Dari kominfo dan persandian dalam perubahan RPJMD kemarin dinas kominfo sudah melakukan penyesuaian perubahan terbatas terkait indikator kerja untuk 2 tahun yaitu 2017-2018. Program terdiri 6 program diantaranya 3 program penunjang dan 3 program pokok, untuk 2017 target 100% dan realisasi juga 100% di program penunjang pelayanan administrasi perkantoran capaiannya 2017 100 %,sedangkan di program utama program optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi penyelanggaran pemerithanan berbasis goverment targetnya 100 %,” ungkapnya.

Sementara dari pencatatan sipil penyampaian laporan yang berkaitan dengan penyusunan di tahun 2013 dan 2018. Dimana 2017 pencapaian dengan 7 program dan 25 kegiatan serta capaian realisasi keuangan 99,50%. Kurang lebih dan capaian fisiknya 100%.

“Beberapa hal yang perlu dikonfirmasi dari hasil laporan program OPD di dokumen dan diminta kepada dinas agar pelaporan RPJMD nya di perhatikan dan untuk datanya perlu lengkap dan akurat,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...