Ini Pesan Badko HMI Sulselbar Untuk Rombongan Kongres Ambon

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi (PAO) Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) Syahroni Ramli, berpesan kepada seluruh calon peserta Kongres HMI ke 30 di Ambon agar tetap menjaga nama baik kader asal Sulselbar.

Menurut Roni sapaan Syahroni Ramli, Badko HMI Sulselbar telah menunjuk kordinator pemberangkatan perjalanan menuju Kongres yang ke 30 di cabang Ambon.

Keberangkatan tersebut dijadwalkan pada tanggal 10 Februari ini. Untuk itu diharapkan kepada seluruh calon peserta dari utusan cabang-cabang se Sulselbar agar segera melakukan konfirmasi kepada koordinator perjalanan Kongres. Sesuai informasi yang telah disebarkan di setiap cabang masing-masing.

Konfirmasi keberangkatan rombongan pengembira Kongres tersebut sudah ditetapkan sampai tanggal 8 Februari 2018 ini. Sebab tanggal 10 Februari rombongan tersebut sudah harus berangkat menuju Kota Ambon, melalui kapal Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), di pelabuhan Angin Mamiri Kota Makassar.

Keberangkatan antara peserta pun sedikit berbeda. Dimana peserta penuh dan peninjaun dijadwalkan untuk berangkat mengunakan pesawat lion air sesuai dengan jumlah peserta masing-masing cabang se Sulselbar.

“Untuk jadwal pemberangkatan yang kami dapat untuk peserta penuh dan peserta peninjaun, dari Badko HMI Sulselbar yakni tanggal 8,9 dan 10 Februari,” jelas alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini, saat dihubungi Sulselekspres.com melalui telepon selulernya, Jumat (2/2/2018).

Meskipun sedikit berbeda keberangkatan antara peserta penuh, peninjau dan pengembira. Namun mantan pengurus HMI Cabang Gowa Raya ini tetap berharap kepada seluruh kader organisasi tertua di Indonesia itu, untuk tetap menjaga nama baik bendera hijau hitam.

“Semoga semua berjalan lancar dan tetap sehat-sehat sampai tujuan,” tambahnya.

Selain itu, aktivis HMI ini juga mengajak kepada segenap kader HMI se Nusantara agar bisa menciptakan proses demokrasi yang berkualitas dan mampu melahirkan pemimpin baru untuk bangsa, negara lebih-lebih untuk HMI.

“Mari ciptakan Kongres yang ceria dan bersahaja, saling merangkul dan memberi konstribusi untuk kader dan negara,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...