Catatan Peristiwa Politik Penting di Sulsel Awal Tahun Anjing Tanah 2018

BERBAGI
Ilutrasi politik/Internet

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sejumlah peristiwa politik penting terjadi di Sulsel pada awal tahun Anjing Tanah 2018.

Kejutan politik terjadi yang ikut memberi warna terhadap berjalannya konstalasi politik. Mulai dari perpindahan dukungan partai di Pilgub Sulsel, hingga mundurnya kader partai lantaran berbeda pilihan.

Berikut Sulselekspres.com merangkum sejumlah peristiwa politik di awal tahun 2018 ini:

1. Penghianatan Partai Gerindra di Barisan Pendukung Prof Andalan

Pasangan calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) sejak awal telah mendeklarasikan Partai Gerindra sebagai salah satu pengusungnya di Pilgub Sulsel. Namun seiring berjalannya proses, Gerindra menarik diri dari komitmen yang telah terbangun.

Baca: Gerindra ke Agus-TBL, Begini Penjelasan IMB

Tepatnya 4 Januari 2018 lalu, partai besutan Prabowo Subianto itu mengalihkan dukungan ke paket Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL).

Beralihnya dukungan partai berlambang kepala burung garuda cukup mengkagetkan. Terlebih karena Gerindra merupakan partai peraih kursi terbanyak kedua diparlemen. Isu bakal gagalnya pasangan Prof Andalan ikut mencalonkan lantaran penarikan dukungan ini sempat menyebar, kendatipun pada akhirnya pasangan ini tetap mampu mencukupkan kursi pengusung tanpa Gerindra.

“Betul, Gerindra keluar, tapi kami sudah antisipasi hal ini,” ujar juru bicara Prod Andalan, Bunyamin Arsyad, saat itu.

2. Pendaftaran Paket Agus-TBL di Detik-Detik Terakhir

Beralihnya dukungan Gerindra dari Prof Andalan kepasangan Agus-TBL tak langsung membuat pasangan ini mencukupkan syarat 17 kursi untuk tiket pencalonan.

Posisi pasangan Agus-TBL harus menunggu hingga detik-detik terakhir, meloby dukungan partai. PPP kemudian berhasil dia ambil alih dari tangan calon lain yakni, Ichsan Yasin Limpo-Andi MUdzakkar (IYL-Cakka).

Baca: Ini Daftar Nama-Nama Tim Pemenangan Agus-TBL

Penentuan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sulsel memberikan waktu selama tiga hari untuk mendaftar yakni, tanggal 8-10 Januari 2018 lalu.

Dihari pertama pendaftaran diisi dengan pasangan Prof-Andalan dan paket Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Baca: Agus Arifin Nu’mang: Pribadi Pekerja Keras Dalam Diam

Pasangan Prof-Andalan datang di KPUD Sulsel, dengan form B1 KWK dari tiga partai pengusung yakni PAN, PKS dan PDI Perjuangan.

Selanjutnya pasangan IYL-Cakka mendaftar lewat jalur perseorangan dihari ketiga. Adapun pasangan Agus-TBL melakukan pendaftaran di detik terakhir sebelum berakhirnya jadwal pendaftaran ditutup.

3. Kala Deng Ical Mengundurkan Diri

Petualangan politik Syamsu Rizal alias Deng Ical di Partai Demokrat berakhir. Ini setelah Wakil Walikota Makassar ini resmi mengundurkan diri di partai yang pernah membesarkan namanya tersebut.

Baca: 4 Momen Pertarungan Hebat Deng Ical di Demokrat

Deng Ical dikenal sebagai seorang politisi petarung. Selama berseragam Demokrat, kader sekaligus loyalis dari Ilham Arif Sirajuddin (IAS) ini kerab terlibat pertarungan hebat dengan kawan separtainya. Sebagian berhasil dia menangkan, dan sebagian lainnya membuat dirinya tersisihkan.

“Saya mundur karena ingin memastikan bisa fokus di birokrasi,” kata Ical (27/1/2018).

Penulis: Abdul Latif

loading...