Wali Kota Makassar Batal Diperiksa Polda

BERBAGI
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto/ SULSELEKSPRES.COM/ MUHAMMAD ADLAN

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemeriksaan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan (Danny Pomanto), oleh penyidik Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel sebagai saksi kasus dugaan korupsi di tubuh BPKAD Makassar, Jumat (9/2/2018) pagi, batal dilakukan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, menurutnya Danny secara kooperatif telah menyampaikan kepada pihaknya terkait tugas dinas DP ke Jakarta.

“Tidak masalah, itu kita hormati, dia pejabat negara sedang keluar kota, dia melaksanakan kegiatan di Jakarta dan tidak bisa hadir, itu tidak apa-apa, dia bisa memberikan alasan yang baik,” terang Dicky.

Sementara itu, tentang pemanggilan ulang terhadap DP, pihaknya belum bisa memastikan waktunya.

“Kami belum tau kapan pemanggilan ulang terhadap Danny Pomanto, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan data-data tentang tipikor Erwin Hayya,”

Untuk diketahui, dari penetapan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar Erwin Syafruddin Hayya sebagai tersangka oleh Diskrimsus Tipikor Polda Sulsel pada Selasa (27/1/2018) hingga kini belum diketahui berapa banyak jumlah kerugian negara.

Baca: Kepala BPKAD Tersangka, Polisi Sita Bukti Rp 300 Juta

Baca: Kepala BPKAD Ditetapkan Tersangka

Baca: Ngeri! 7 Fakta Penting Polda Sulsel Geledah Kantor Danny Pomanto

Dilansir dari sindonews.com, kepergian DP ke Kemendagri RI yakni untuk berjuang mempertahankan hak hak pegawai dengan menunggu kejelasan dari pihak kementerian hingga Jumat (9/2/2018) besok.

Kejelasan tersebut sekaitan dengan proses pencairan gaji ribuan tenaga honorer dan ataukah penunjukan pelaksana harian (Plh) pengganti posisi sementara Erwin Hayya tersangka kasus Korupsi pengadaan Jasa dan Alat..

“Lagi diusahakan (berusaha) solusinya, besok (hari ini) saya tunggu suratnya, saya mesti menghadap lagi besok (hari ini) ke kementrian,” ungkap DP, Kamis (8/2/2018).

Penulis : Agus Mawan

loading...