Tersandung Kasus Masa Lalu, Elektabilitas NH Stagnan

BERBAGI
Firdaus Muhammad

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sudah dua tahun Bakal Calon Gubernur Sulsel Nurdin Halid menyosialisasikan dirinya di masyarakat Sulsel. Namun, tidak menunjukkan tren elektabilias yang membanggakan.

Hal itu berdasarkan hasil survei Populi Center yang dirilis Januari, berdasarkan hasil survei elektabilitas empat pasangan calon, Nurdin Halid yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar atau disingkat NH-Aziz menempati urutan ketiga dengan persentase 17%.

Sedangkan rivalnya Nurdin Abdullah-Andi Sudirman di urutan teratas 32%, disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar 20,3%, sementara di bawah NH-Aziz atau diurutan keempat ada pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo persentase 10,9% dan tidak menjawab 19,9%.

Akademisi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad menanggapi, tidak meningkatnya elektabilitas NH dikarenakan tersandung masa lalu yaitu pernah dipidana.

Secara umum dijelaskannya, citra NH sebagai politisi Golkar sedikit negatif dibandingkan kandidat lain di Pilgub Sulsel. Terkait citra negatif di masa lalu, Tim NH-Aziz perlu melakukan komunikasi politik yang lebih meyakinkan ke masyarakat.

“Kalau elektabilitas stagnan perlu evaluasi kerja politiknya. Tim NH juga perlu mengawal isu yang lebih baik untuk menjaga atau menaikkan citra melalui komunikasi politik lebih baik dengan isu lebih menjual,” kata Firdaus Muhammad, Jumat (9/2/2018).

Salah satu isu yang perlu dijalankan oleh semua kandidat khususnya pasangan NH-Aziz yang telah bersosialisasi kurang – lebih satu tahun terakhir adalah menjual gagasan yang kontekstual.

“Menjual program yang didasarkan pada kebutuhan masyarakat,” tandas Firdaus Muhammad.

Penulis: Abdul Latif

loading...