Begini Penjelasan Bea Cukai Terkait Batalnya Keberangkatan Penumpang Pembawa Uang Ratusan Juta

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Hery Sugianto (60) gagal berangkat ke Singapore, setelah didapati membawa uang tunai bernilai ratusan juta, pada Minggu (11/2/2018) pukul 10.00 Wita di International Airport Sultan Hasanuddin.

Sebelumnya, di dalam tas milik Hery, petugas mendapati uang tunai sebesar Rp350.000.000,- dan melaporkan penemuan ini ke Posko Hanggar Beacukai Bandara.

Menurut kepala hanggar Bea Cukai Shiam, Kodratullah, bahwa uang tersebut tidak diijinkan untuk dibawa pergi, sebab melanggar PP RI nomor 99 tahun 2016 tentang pembawaan uang tunai dan/atau instrumen pembayaran lain ke dalam atau keluar daerah pabean indonesia.

Baca: Kedapatan Bawa Uang Tunai Ratusan Juta, Penumpang Air Asia Gagal Berangkat

Selain itu, dalam pemeriksaannya, pihaknya juga merujuk pada Permenkeu RI nomor :157/PMK.04/2017 tentang tata cara pemberitahuan dan pengawasan, indikator yang mencurigakan, pembawaan uang tunai dan/atau instrumen pembayaran lain.

“Tidak boleh membawa uang tunai dalam bentuk mata uang rupiah keluar daerah pabean indonesia tanpa dilengkapi ijin dari Bank Indonesia sesuai dengan peraturan Bank Indonesia” terang Kodratullah saat dihubungi via Whatsaap, pukul 16.13 Wita.

Melalui dirinya, pihaknya juga meluruskan informasi terkait pembatalan keberangkatan penumpang atas nama Heri Sugianto. Ia mengungkapkan bahwa bea Cukai sendiri tidak membatalkan keberangkatan karena membawa uang dalam jumlah yang besar.

“yang kami lakukan hanya tidak memperbolehkan uangnya dibawa ke luar negeri tanpa ijin dari Bank Indonesia. Jadi uangnya tidak ditegah. Tetap dibawa oleh ybs, namun beliau memilih membatalkan penerbangan internasionalnya karena tidak diperkenankan membawa uang yg belum dilengkapi persetujuan dari BI,”ungkap Kodratullah.

Penulis : Agus Mawan

loading...