Ini Makna Nomor Urut Dari Empat Kandidat Pilgub Sulsel

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bukan tidak mungkin dalam kontestasi politik lima tahunan, memiliki makna dan ciri khas tersendiri dari nomor urut pasangan calon kepala daerah.

Hal tersebut nampak, pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018 ini. Dimana dari empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, masing-masing memiliki makna dari nomor urut tersebut.

Nomor Urut 1

Pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), sendiri selain sangat bersyukur berhasil memilih nomor urut satu, sebagai simbol bagi pasangan calon orang nomor satu di tanah daeng ini.

NH juga mengatakan, nomor urut satu juga merupakan salah satu alasan, untuk membangun Sulsel yang lebih maju.

“Di Pilkada adalah mencari Sulsel satu tidak ada Sulsel dua, Sulsel tiga dan Sulsel lainya,” ungkap Ketua Plt Golkar Sulsel itu, saat usai pencabutan nomor urut, di Four Point By Sheraton, Jalan Landak Baru Makassar, Selasa (13/2/2018).

Menurut, politisi senior partai beringin rindang itu, harus dijemput harapana masyarakat Sulsel. Sebab bagaimana pun sebagai calon Gubernur tujuannya adalah untuk menuntulaskan kemiskinan, menuntaskan pembangunan dan masih banyak ketimpangan lainnya.

Ia pun, bersyukur bisa mendapatkan nomor urut satu tersebut, sebab sebelum datang pencabutan nomor urut pasangan nasionalis-religius itu, melakukan dzikir dan doa terdahulu.

“Dihati saya bagaimana pun saya selalu berharap mendapatkan dapat nomor satu. Saya juga tadi malam melakukan dzikir dan doa,” tambahnya.

Nomor Urut 2

Pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL), juga bersyukur bisa mendapatkan nomor urut dua, sebab nomor urut dua adalah salah satu alasan untuk melanjutkan pembangunan untuk Sulsel.

Menurut, mantan politisi Golkar Sulsel itu, nomor dua, selain alasan untuk melanjutkan pembangunan, nomor dua juga merupakan makna dari dua periode dirinya sebagai wakil Gubernur Sulsel.

“Nomor urut dua adalah alasan untuk melanjutkan pembangunan Sulsel,” singkat Agus.

Nomor Urut 3

Pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan), sendiri memiliki alasan yang cukup menarik.

Nomor urut tiga adalah angka memengan dirinya di Pilkada Kabupaten Bantaeng. Selain angka kemenangan di Pilkada Bantaeng, angkat tiga juga merupakan makna dari harus tiga kali menang.

Meski, demikian namun, Bupati Bantaeng dua periode ini, tidak terlalu berharap untuk mendapatkan nomor urut tiga tersebut.

“Dari awal kita tidak pernah berharap, karena nomor berapa pun kita siap. Sebab semua nomor itu baik,” jelasnya.

Namun, ia juga, bersyukur tidak mendapatkan nomor yang berdekatan dengan pasangan NH-Aziz, sebab katanya, kalau berdekatan maka masyarakat Sulsel akan kebingungan untuk memilih karena memiliki nama yang sama.

“Saya menghindari memang untuk berdekatan dengan Nurdin Halid, karena kalau berdekatan masyarakat bingung untuk memilih saya,” pungkasnya.

Nomor urut 4

Sementara pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), memiliki alasan yang khas dari nomor urut empat tersebut. Sebab selain nomor empat pernah digunakan pada Pilkada Kabupaten Gowa. Nomor urut empat juga dinilainya sebagai nomor keberuntungan.

“Nomor empat juga pernah kami gunakan di Pilkada Gowa. Jadi nomor ini adalah nomor keberuntungan,” jelas mantan Bupati Gowa dua periode itu.

Nomor empat juga, merupakan makna dari kebaikan untuk pasangan IYL-Cakka. “Nomor empat adalah appaka baji (Yang baik-baik),” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...