Aliansi Mahasiswa se-Kota Makassar Ngotot Ingin Bertemu Jokowi

BERBAGI
Mahasiswa dari enam universitas yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Makassar menuntut agar dilibatkan dalam Forum Rektor Indonesia.

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Mahasiswa dari enam universitas yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Makassar menuntut agar dilibatkan dalam Forum Rektor Indonesia.

Hal ini diultimatumkan lantaran mereka merasa diacuhkan dan tidak diundang pada Forum Rektor Indonesia yang akan berlangsung hari ini, Kamis (15/2/2018) di Baruga AP Pettarani Unhas.

BACA: Unhas Siap Menyambut Presiden Jokowi

Diketahui, aliansi Mahasiswa se-Kota Makassar merangkul sedikitnya enam perguruan tinggi, antara lain Universitas Hasanuddin, UNM, UINAM, UMI, PNUP dan Universitas Fajar.

Selain itu, juga tergabung organisasi ekstra kampus didalamnya, antara lain, FMN, FMK, dan Srikandi.

Menurut utusan BEM UNM, Mudabbir. Masih ada beberapa ketimpangan yang perlu diperdengarkan kepada Presiden.

BACA: Kunjungan Presiden: Unhas Antisipasi Kartu Kuning Untuk Jokowi

“Kami ngotot bertemu bapak Presiden di Forum Rektor Inodnesia, ada beberapa ketimpangan yang ingin kami perhadapkan” ungkap Mudabbir di Warkop Bundu Jalan Hertasning, pada Kamis (15/2/2018).

Sementara, utusan Aliansi Unhas Bersatu, Ra’ menyatakan kekecewaaannya karena sebagai mahasiswa tidak dilibatkan dalam forum rektor tersebut.

“Kami ingin dilibatkan, apalagi yang dibahas dalam forum itu salah satunya tentang daya saing perguruan tinggi” ujar Ra’.

Sementara Azkar Nur, ketua Dewan Mahasiswa (Dema) UIN menyatakan bahwa aliansi tersebut akan menurunkan ribuan massa untuk mengecam forum tersebut.

“Kami teman teman sudah sepakat, terpaksa kami turun sampaikan aspirasi kami di jalan” ujar Azkar Nur.

Seperti diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo ditemani Mohammad Nasir selaku Menristekdikti sore hari ini pada pukul 15.00 wita, dijadwalkan akan membuka Forum Rektor Indonesia di Universitas Hasanuddin Makassar.

Penulis : Agus Mawan

TENTANG KAMI MEDIA online tak selalu soal kecepatan. Media online seringkali dipersepsikan hanya menyuguhkan kecepatan dan mengejar jumlah viewr tanpa ketepatan informasi. Tren penilaiaan negatif pembaca seakan menjadi sesuatu yang sulit dihindari. Kami sebagai media online baru dibawah bendera PT. MRM berusaha menyajikan informasi berbasis internet, tidak sekadar dengan penulisan seadanya. Mencoba mendobrak persepsi negatif yang telah terbangun selama ini. sulselekspres.com berusaha menyuguhkan informasi dalam bentuk pemberitaan berdasar fakta, kajian, dan model penulisan yang tidak lagi seperti pada umumnya media online. Kedalaman informasi menjadi perioritas, mencerdaskan tanpa harus menggurui, serta menyerang tanpa maksud melukai, apalagi membunuh karakter. Kehadiran kami bukan sebagai pesaing dari jutaan media online lainnya. Kami hadir dengan menawarkan bacaan berkualitas dan mencerdaskan. Tentu saja bukan sebagai sumber referensi paling terpercaya, tapi bisa menjadi bahan pembanding dari satu peristiwa dengan tawaran ulasan berbeda dari segala sudut pandang. Secara garis besar kami ingin menghadirkan media online dengan kualitas seperti media cetak koran. Sulselekspres.com akan terus mencoba berada dititik netral tak berpihak. Berdiri untuk semua golongan, dan tidak bekerja untuk kepentingan politik siapapun. Terima kasih untuk semua pihak. Terima kasih untuk masyarakat Indonesia, terkhusus masyarakat Timur Indonesia, dan lebih khusus lagi untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Teriring salam hangat untuk sambutan hangatnya. Redaksi

A post shared by Sulsel Ekspres (@sulsel_ekspres) on

loading...