Nasdem Sulsel Suarakan Tolak Politisasi Sara

BERBAGI
Juru Bicara (Jubir) DPW Nasdem Sulsel, M Rajab.

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) Partai Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel) suarakan tolak politisasi sara.

Hal tersebut disampaikan langsung Juru Bicara (Jubir) DPW Nasdem Sulsel, M Rajab, meminta kepada seluruh kader di semua tingkatan baik DPW, DPD hingga ke DPRT di Sulsel untuk senantiasa mengedepankan cara yang bermartabat dalam memenangkan kandidat yang diusung partai.

“Di setiap memasuki tahun politik, kita selalu menghimbau kepada seluruh kader untuk tetap senantiasa menjunjung tinggi persaudaraan,” ungkap legislator DPRD Sulsel itu, melalui rilisnya kepada Sulselekspres.com, Kamis (15/2/2018).

Rajab juga, mengungkapkan bahwa jabatan kepala daerah adalah sesuatu yang bermartabat, maka harus diraih dengan cara-cara yang bermartabat. Kompetisi di pilkada hanya antara saja, yang terpenting kemudian melahirkan tatanan masyarakat yang bermartabat.

“Jabatan kepala daerah itu sesuatu yang bermartabat, maka harus diraih dengan cara-cara yang bermartabat,” ujarnya.

Selain menyerukan Pilkada damai, Mantan Ketua KPU Luwu Utara ini, Nasdem Sulsel juga tidak ingin ada politisasi sara, sebab negara kita menjunjung tinggi kebhinnekaan yang tunggal ika. Perbedaan Sara tidak boleh dijadikan sebagai issu jualan untuk meraih simpatik pemilih. Sebaiknya keunggulan kandidat yang di eksplorasi dan dijual ke publik untuk bisa meraih kemenangan.

“Bagi kami Nasdem menggunakan politik SARA hanya akan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat kita, yang realitas objeknya adalah beraneka ragam,” urainya.

Sebab, memilih calon pemimpin atau kepala daerah bukan hanya untuk satu golongan tertentu saja.

“Memilih pemimpin kepala daerah bukan untuk satu golongan tetapi untuk semua, karenanya mari kita hindari politisasi SARA,” tutupnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...