Begini Sikap DPP Kosgoro Untuk Ketum AMPG

BERBAGI

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK) memberikan pernyataan tegas kepada Ketua Umum Angkatan Muda Pengurus Golkar (AMPG) atas tindakan intimidasi terhadap Ketua DPP BMK 1957, Almanzo Bonara.

Merespon perbuatan yang dilakukan Ketua Bidang Pemuda DPP Partai Golkar, yang juga Ketua Umum PP AMPG Ilham Permana. Ketua DPP BMK 1957 Almanzo Bonara menegaskan, agar perbuatan dan perilaku yang tidak mencerminkan keadaban dan budaya dalam Partai Golkar itu, segera dipertanggungjawabkan.

Tindakan tersebut teejadi tepatnya pada Hari Rabu, (21/2/2018), Pukul 23.30, bertempat di Roti Bakar Eddy Pancoran, mengirim orang yang mengaku dirinya Pengurus PP AMPG, atas perintah Ketua Umum PP AMPG Ilham Permana, sedangkan orang tersebut tidak pernah di kenal sebagai kader Golkar.

Namun tiba-tiba mendatangi saudara Almanzo Bonara untuk melakukan tindakan intimidasi psikologis dengan tuduhan atas postingan dalam grup PMB (Praja Muda Beringin) tentang berita salah satu media cetak di Bogor, tertanggal 8 Januari 2018 lalu dengan judul “Anggota DPRD Kesandung Dana Aspirasi”.

Menurutnya, tindakan oknum tersebut memaksa dirinya untuk meminta maaf dan mengklarifikasi atas postingan berita salah satu media tersebut dalam Grup PMB.

“Kalaupun isi berita media tersebut tidak benar adanya, dan saudara Ilham Permana sebagai Anggota DPRD Kab. Bogor tidak tersangkut dana Aspirasi dan persoalan tersebut Clear & Clean, bukan berarti suadara Almanzo Bonara di intimidasi atas postingan koran tersebut,” tegasnya, melalui rilisnya, kepada Sulselekspres.com, Kamis (22/2/2018) malam.

“Tindakan intimidasi dan pemaksaan kehendak ini merupakan perbuatan tercela dan mempermalukan citra Partai Golkar,” tambahnya.

Oleh karena dasar itu, Ia menilai, DPP BMK 1957, nendesak Ketua Umum DPP Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto, untuk mengambil tindakan tegas dengan mencopot Saudara Ilham Permana dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Pemuda & Ketua Umum PP AMPG.

Lebih lanjut Ia, juga menjelaskan mengenai budaya kekerasan dan intimidasi tidak pernah diajarkan dalam proses kaderisasi maupun aturan yang berlaku dalam Partai Golkar, perbuatan seperti ini merupakan kali pertamanya terjadi pada era Kepemimpinan Saudara Ketua Umum PP AMPG Ilham Permana, selama PP AMPG ada dalam tubuh Partai Golkar.

“Kami mengajak semua pimpinan organisasi kepemudaan dalam lingkungan Partai Golkar, untuk menolak dengan keras tindakan dan perbuatan yang tidak berkeadaban dan keluar dari karakter kader Partai Golkar yang intelektual dan beradab,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...