Jubir Tegaskan IYL-Cakka Tidak Menentang Program Keummatan

BERBAGI
Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pemenangan IYL-Cakka di Hotel Grand Clarion Makassar, Senin (20/11/2017) malam/ SULSELEKSPRES.COM/ MUH. ADLAN

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Juru Bicara (Jubir) pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzkkar (IYL-Cakka), Henny Handayani menegaskan kalau penolakan IYL-Cakka berbicara politik dalam Masjid sama sekali tidak bertentangan dengan program ummat.

“Tapi dengan komitmen itu jangan disalah tafsirkan bahwa IYL-Cakka menentang program keummatan. Tapi arahnya beda lah,” ujar mantan Ketua Badko HMI Sulselbar itu, melalui WhatsAppnya kepada Sulselekspres.com, Sabtu (24/2/2018).

Baca: Sindir IYL, Jubir NH: Bisa Saja Tidak Tahu Ceramah

Menurut Henny, penolakkan tersebut bukan tidak memiliki dasar, sabab hal tersebut dilakukan dengan alasan untuk mewujudkan suasana Pilkada yang damai. Selain ingin mewujudkan suasana Pilkada damai mantan Bupati Gowa dua periode itu, ingin mengikuti perintah aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ini ranahnya soal sikap IYL-Cakka dalam mendukung suasana Pikada yang sesuai tracknya. Kalo IYL-Cakka menolak politisasi tempat ibadah itu sudah tepat. Karena memang aturan KPU juga melarang mesjid atau gereja jadi tempat kampanye,” jelas Henny.

Baca: NH-Aziz Sindir Program ‘Penghapusan’ Seragam Sekolah IYL-Cakka

Lanjut Henny, kalau bebicara mengenai program keummatan pasangan IYL-Cakka juga memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan keummatan.

“IYL Cakka juga punya program pengembangan keummatan. Seperti rumah ibadah. Guru mengaji dan mendukung agenda toleransi antar umat beragama. Jadi saya pikir harus pintar pintar menafsirkan itu,” pungkas Henny.

Selain itu, Henny juga, menghimbau kepada lawan politiknya untuk taat kepada aturan penyelengara pemilu, sebagai acuan baik dalam program maupun dalam melancarkan strategi politiknya. “Komitmen terhadap aturan main KPU,” tegas Henny.

Penulis: Abdul Latif

loading...