Kepala Bapenda Makassar Kecam Reklame Penghasut

BERBAGI
Kepala Bapenda Makassar Irwan Adnan/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sebuah reklame bertuliskan “Jangan Biarkan Makassar 2018 Disponsori Pengeplang Pajak”. Dalam gambar itu juga dilengkapi dengan karikatur tikus dan uang dalam karung, menyulut reaksi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar.

Menurut Kepala Bapenda Makassar Irwan Adnan, dirinya sangat mengecam pelaku pemasangan reklame yang sifatnya menghasut jelang Pilwali Makassar tahun ini.

Kecaman ini dilayangkan oleh Irwan Adnan saat dikonfirmasi oleh awak media, Jumat (23/2/2018) malam. Dia mengatakan, semestinya, hal-hal yang menghasut seperti ini tidak boleh dilakukan.

Dia mengaku, dua hari terakhir telah menurunkan reklame yang sifatnya menghasut. Hal ini dilakukan, lantaran, salah satunya, Bapenda memang diberikan kepercayaan berkaitan dengan reklame yang ada di Kota Makassar.

Lebih lanjut, kata Irwan, pihaknya juga tidak ingin dinilai tutup mata dengan kejadian-kejadian yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan daerah. Sehingga respon reakrif dengan langsung menurunkan reklame tersebut.

“Saya yakin, KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Panwaslu (Panitia Pengawasan Pemilu) juga tidak suka ini, makanya kita turunkan,” kata dia.

Lebih jauh dia menegaskan, bagi siapapun yang melakukan pemasangan reklame nakal ini, pihaknya berharap agar tidak dilakukan ke dua kalinya.

Hingga kini, pihaknya belum menemukan pelaku pemaasangan reklame provokatif tersebut.

“Kami akan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut pelakunya. Karena kami juga kewalahan, tiap ada kita turunkan lagi,” tandasnya.

Penulis: Muhammad Adlan

loading...