Pengangguran Masih Tinggi, NH- Aziz Gagas Ekonomi Kerakyatan

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dinilai belum mampu mengatasi tingginya pengangguran di Sulsel.

Hal itu membuat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nomor urut 1, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz). Hal itu merupakan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Sulsel. Selain pengangguran, kesenjangan kesejahteraan juga meningkat.

Dari data yang ada, pihak NH- Aziz merinci, per Agustus 2017 lalu, angka pengangguran di Sulsel saja meningkat sebesar 12,21 persen atau bertambah 27.404 jiwa. Sehingga, angka pengangguran mencapai 213.695 jiwa. Sementara itu, gini ratio Sulsel juga tidak menunjukkan indikator yang baik dengan kisaran sebesar 0,429 per September 2017. Angka tersebut menjadikan Sulsel berada di urutan kedua tertinggi secara nasional.

Baca Juga : 

Sindir IYL, Jubir NH: Bisa Saja Tidak Tahu Ceramah

NH: Golkar Tak Terpengaruh Upaya Memecah Kader

Koordinator Bidang Ekonomi DPD I Golkar Sulsel, Sudarman menjelaskan program NH-Aziz secara langsung mampu menguatkan perekonomian rakyat. Diantaranya melalui program pembenahan sektor pariwisata di Sulsel.

Semisal di Toraja, lanjut Sudarman, potensi pariwisata yang telah mendunia tersebut dapat memperluas lumbung perekonomian masyarakat sekitar. Signifikansi antara pembenahan pariwisata begitu berpengaruh terhadap menekannya angka pengangguran dan kesenjangan.

“Pariwisata ini otomatis PAD-nya naik, kemudian lapangan kerja tercipta, maka income per kapita naik, maka angka gini ratio dan pengangguran semakin berkurang,” urainya, melalui rilis yang diterima Sulselekspres.com, Senin (26/2/2018).

Mengatasi fenomena tersebut, Tokoh Masyarakat Toraja ini merasa optimistis, NH nantinya dapat melakukan berbagai gebrakan dalam peningkatan sektor pariwisata. Kemampuan Ketua Dewan Koperasi Indonesia tersebut telah teruji lewat berbagai pengalamannya mengelola ekonomi kerakyatan hingga saat ini.

“Fasilitas bandara dan sarana penunjang lainnya, seperti jalan menuju objek wisata khususnya di daerah akses jalannya masih sempit akan diperhatikan lagi ke depannya. Agar para tamu mancanegara maupun domestik merasa nyaman berwisata,” ujarnya.

Penulis: Abdul Latif

loading...