TP Garansi Peningkatan Program Peduli Pendidikan

BERBAGI
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP), beserta istri/SULSEL EKSPRES/LUKI AMIMA

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Calon Wali Kota Parepare nomor urut satu, Taufan Pawe mengatakan, pihaknya menggaransi peningkatan program peduli dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan gratis jika kembali terpilih sebagai Wali Kota Parepare periode 2018-2023.

Dia mengatakan, pemerintah pusat telah mengucurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM), namun Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare harus memastikan bantuan tersebut berjalan sesuai aturan, tepat sasaran bahkan ditingkatkan.

“Pemkot Parepare siap mengcover jika ada siswa miskin tidak terakomodir dalam bantuan itu. Sehingga, tidak boleh ada anak tidak sekolah, khususnya pendidikan dasar hanya karena alasan biaya,” katanya, Selasa (27/02/2018).

Oleh karena itu, kata Ketua DPD II Partai Golkar Parepare tersebut, beasiswa untuk anak yang tidak mampu, terus ditingkatkan. Sehingga, katanya, jika memimpin Parepare satu kali lagi, pihaknya siap menggaransi bantuan pendidikan mulai dari seragam sekolah, buku pelajaran sampai beasiswa harus ditingkatkan.

“Menjadi perhatian serius adalah sekolah-sekolah kecil, yang harus benar-benar menikmati bantuan ini,” tegasnya.

Sementara, Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan TP, Mustafa Mappangara mengemukakan, ada 10 item buku pelajaran Sekolah Dasar (SD) dan delapan item buku pelajaran Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang gratis. Termasuk, jelas dia, seragam sekolah hingga bus sekolah juga gratis.

“Kuota beasiswa untuk siswa SD tidak mampu, tahun ini berkisar 300 orang penerima, dan yang diusulkan naik menjadi 1.000 orang penerima. Hal itu, dengan estimasi Rp650 ribu perorang per tahun, sehingga totalnya Rp650 juta,” ungkapnya.

Untuk SMP, tambah dia, kuota siswa penerima tahun ini sebanyak 250 orang, diusulkan naik menjadi 800 orang penerima, dengan estimasi Rp 800.000 per orang pertahun, sehingga berarti totalnya Rp 640 juta.

Penulis: Luki Amima

loading...