Seluruh Kader PKS Bertekad Menangkan Prof Andalan

BERBAGI

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM –  Seluruh kader PKS bakal terjun ke Pilkada Sulsel  dengan semangat jihad untuk memenangkan pasangan calon nomor 3 Prof Andalan. Sebab PKS sudah sangat memahami karakter amanah dan profesional dari Profesor Nurdin Abdullah setelah dua kali menjadi partai pengusung utama saat Pilkada Bantaeng.

“Seluruh kader, simpatisan dan struktur partai bertekad akan bekerja dengan semangat jihad untuk memenangkan Prof Andalan hingga hari H pencoblosan pada 27 Juni mendatang,” kata Ust Ariady Arsal, Bendahara DPW PKS Sulsel, saat mendampingi kampanye perdana Prof Nurdin Abdullah, di Kabupaten Bantaeng, Rabu (28/2/2017).

Menurut Ariady, seluruh kader PKS bakal bekerja dengan semangat jihad karena sudah sangat mengenal karakter Prof Nurdin Abdullah. PKS merupakan partai pengusung utama Prof Nurdin Abdullah pada dua kali Pilkada di Bantaeng.

“Kami seluruh kader PKS sudah merasakan kinerja yang luar biasa selama beliau menjabat bupati dua periode,” kata Ariady.

Pada Pilkada Sulsel 2018 ini, lanjut Ariady, faktor utama yang menjadi pertimbangan PKS dalam mengusung calon tak lain masukan dari seluruh kader dan struktural partai. Tentu tujuannya agar PKS benar-benar solid dalam berjuang mendukung calon yang diusung.

“Suara kader PKS ternyata menginginkan pemimpin seperti Prof Nurdin Abdullah yang telah teruji dan telah nyata berhasil membangun Bantaeng,” ujarnya.

Apalagi salah satu slogan PKS tak lain ‘profesional’, sehingga sangat pas dengan Prof Nurdin Abdullah yang sudah dikenal warga Bantaeng, warga Sulsel dan seluruh rakyat Indonesia sebagai sosok yang profesional dalam memimpin.

“Beliau senantiasa memposisikan diri sebagai negarawan dan mengayomi seluruh warga dan seluruh partai politik. Termasuk partai politik yangg bukan pengusung beliau,” tambah Ariady.

Guna menjaga agar suara rakyat yang diberikan kepada Prof Andalan tak dicurangi pasca pencoblosan pada 27 Juni nanti, PKS bakal menjaga semua TPS. “Termasuk TPS di titik-titik rawan di pelosok. Juga TPS-TPS terjauh di perbatasan provinsi,” tegas Ariady.

Penulis: Abdul Latif

loading...