Lutfie Natsir: Kemajemukan Parepare Harus Disyukuri

BERBAGI
Asisten I Setdako Parepare, Rusman Rahman, saat membacakan sambutan Pjs Wali Kota Parepare/SULSEL EKSPRES/LUKI AMIMA

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, menggelar kegiatan doa bersama lintas agama, di Kebun Raya Jompie, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Kamis (1/3/2018).

Kegiatan diikuti ratusan penganut maupun pemuka agama dari enam kepercayaan di antaranya, Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu, serta sejumlah organisasi keagamaan.

Sambutan Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Parepare, Lutfie Natsir, yang diwakili Asisten I Setdako Parepare, Rusman Rahman mengatakan, pihaknya berterima kasih dengan mengapresiasi kegiatan tersebut. Karena, kata dia, hal itu merupakan upaya untuk mempererat silaturahmi antar sesama ummat beragama.

Dia mengungkapkan, doa bersama merupakan media yang tepat untuk meminta doa kepada Tuhan, dan mendoakan Parepare supaya tetap aman damai dan tentram. Namun, katanya, doa harus tetap dibarengi dengan kerja.

“Kemajemukan Parepare harus disyukuri dan diterima sebagai anugerah dari Tuhan. Di tengah kemajemukan tersebut, namun Parepare tetap berjalan dengan damai, karena itu merupakan kerjasama semua pihak yang senantiasa menjaga Parepare,” katanya.

Dia mengemukakan, Parepare juga harus tetap berjalan lebih tentram dan damai. Apalagi, lanjutnya, Parepare merupakan salah satu daerah yang tengah menghadapi Pilkada. Oleh karena itu, tambah dia, semua tahapan harus berjalan damai dan lancar, dan semua pihak diminta untuk menjaga persatuan, kesatuan dan kekeluargaan.

“Mari berpesta demokrasi dengan baik, dan toleransi harus terus ditanamkan dan dijaga. Pemerintah akan terus bersinergi, dan memaksimalkan komunikasi dengan Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) dan meminta untuk menjaga kerukunan ummat beragama,” tandasnya.

Penulis: Luki Amima

loading...